AYOJAKARTA.COM – Menjadi aplikasi pesan multimedia yang paling diminati di banyak negara, potensi pengguna mengalami peretasan atau dibajak sangat mungkin terjadi.
Meski dikenal sebagai aplikasi yang mengedepankan keamanan dan privasi bagi pengguna, fitur pada WhatsApp tetap perlu dilakukan pengaturan.
Dengan melakukan serangkaian pengaturan, keamanan dan privasi pengguna WhatsApp bukan saja terjamin tetapi juga mencegah upaya peretasan.
Baca Juga: Batas Waktu Pengajuan Gugatan ke MK Diundur hingga 18 Desember, Pilkada Jakarta 1 Putaran Batal?
Pengguna aplikasi WhatsApp yang menjadi korban peretasan pada akunnya, bukan saja bisa mengalami kebocoran informasi tetapi juga hilangnya privasi.
Untuk mencegah dan mengantisipasi hal tersebut, penting bagi setiap pengguna WhatsApp untuk segera mengaktifkan fitur penunjang keamanan dan privasi.
Adapun tahapan dan cara yang dapat dilakukan untuk memastikan keamanan akun sehingga terhindar dari peretasan adalah seperti penjelasan berikut.
Langkah-langkah agar WhatsApp Tidak Disadap
Langkah pertama untuk memastikan keamanan akun WhatsApp adalah dengan membuka menu Akun melalui Pengaturan yang berada di bagian titik tiga sudut kanan layar.
Setelah memilih menu Akun, pengguna dapat mulai melakukan pengaturan keamanan dengan cara mengaktifkan menu keamanan.
Langkah selanjutnya untuk menghindari akun WhatsApp mengalami peretasan adalah dengan mengaktifkan Kunci Sandi.
Selain berguna untuk memudahkan saat ingin Login, pengaturan Kunci Sandi juga bertujuan memberi informasi apabila ada perubahan.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Laptop Intel EVO Harga di Atas Rp10 Juta Terbaik Akhir Tahun 2024
Untuk memastikan keamanan pada tingkat paling tinggi, aktifkan seluruh mode pengaman yang tersedia pada menu Kunci Sandi.
Selain dapat berupa PIN, Pola Sentuh atau Wajah, fitur keamanan juga dapat dilakukan dengan menambahkan Sidik Jari pemilik akun.
Langkah ketiga untuk mengoptimalkan keamanan pada akun WhatsApp adalah dengan melindungi akun melalui email pribadi.
Dengan menggunakan email keamanan sebagai fitur keamanan, WhatsApp dapat memastikan privasi pengguna pada tingkat paling maksimal.
Untuk memastikan tingkat keamanan WhatsApp sudah benar-benar terpenuhi, pastikan muncul pemberitahuan Terverifikasi pada layar aplikasi.
Setiap mengalami percobaan peretasan, pengguna WhatsApp akan secara otomatis mendapat pemberitahuan melalui email pribadi.
Baca Juga: Infinix Hot 50 Pro, Smartphone dengan Layar 120Hz dan Kamera 50 MP Harga Tak Sampai 2 Juta
Adapun langkah keempat untuk memastikan akun WhatsApp tidak mengalami peretasan adalah dengan mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah.
Selain untuk memastikan identitas pengguna, fitur verifikasi Dua Langkah dibutuhkan untuk mencegah Pihak Ketiga memanfaatkan nomor WhatsApp pengguna.
Untuk menghindari agar tidak terjadi kesalahan, pastikan pengguna menginput PIN yang berjumlah Enam Angka dengan angka yang dapat diingat dengan sangat baik.
Sedangkan cara kelima agar aplikasi WhatsApp tidak disadap adalah dengan memastikan tidak ada Perangkat asing yang tertaut dengan aplikasi. ***