AYOJAKARTA.COM - Adanya tragedi atau bencana membuat kamu terburu-buru untuk update media sosial?
Tapi tunggu dulu, sebelum memposting apapun di medsos ada baiknya untuk memperhatikan etika berikut.
Adanya tragedi atau bencana yang terjadi terkadang sangat cepat menyebar melalui media sosial seperti INstagram, TikTok, X hingga Facebook.
Namun sayangnya, masih banyak warganet yang tidak mengetahui bahwa ada etika untuk menggunakan media sosial saat terjadi bencana atau tragedi.
Bahkan seringkali di media sosial diwarnai dengan reaksi buruk terhadap pemberitaan akan tragedi atau bencana tersebut.
Lantas, bagaimana sih etika yang baik untuk menggunakan media sosial jika ingin memposting tentang tragedi atau bencana yang sedang terjadi?
Dikutip dari akun Instagram @cfds_ugm, Selasa (22/10/2024) berikut ini etika yang bisa kamu terapkan saat ingin menggunakan media sosial untuk memposting tragedi atau bencana.
1. Minim konten kesedihan
Etika pertama yang harus diterapkan saat ingin menggunakan media sosial untuk memposting tentang tragedi atau bencana yaitu dengan minim konten kesedihan.
Janganlah terburu-buru dalam menyebarkan konten-konten yang menunjukkan emosi kesedihan apalagi hingga didramatisir.
Perlu diketahui bahwa membuat dan mengunggah konten-konten yang berisikan kesedihan bisa menyebabkan trauma bagi keluarga korban.
Apabila ingin mengunggah konten tentang tragedi atau bencana, pilih yang sekiranya menjelaskan tentang terjadinya bencana atau tragedi secara umum.
2. Jangan mengeksploitasi korban dan keluarga korban
Etika kedua yang harus diterapkan jika ingin menggunakan media sosial untuk mengunggah tragedi atau bencana yaitu dengan tidak mengeksploitasi korban dan keluarga korban.
Kebanyak media saat ini memilih untuk menyebarkan foto-foto korban tragedi atau bencana bahkan tak segan-segan untuk melontarkan pertanyaan kepada keluarga yang membuat mereka merasa semakin buruk.
Yang seharusnya dilakukan yaitu menghindari menyebarkan konten-konten yang bisa mengeksploitasi para korban dan keluarga korban.
3. Menayangkan keberhasilan tim penyelamat dan berita positif
Etika selanjutnya yang harus diterapkan saat ingin mengunggah konten di media sosial tentang tragedi atau bencana yaitu menayangkan keberhasilan tim penyelamat dan berita positif.
Konten-konten yang berisikan berita positif ini sangat bermanfaat untuk meng-counter narasi-narasi kesedihan yang mulai bermunculan saat tragedi atau bencana terjadi.
Baca Juga: Kabinet Tergemuk! Prabowo Resmi Melantik Menteri dan Wamen, Rocky Gerung: Tantangan Berat Menanti
4. Mengecek kembali fakta sebelum membagikannya
Salah satu etika yang harus diterapkan saat mengunggah konten di media sosial terkait bencana atau tragedi yaitu dengan mengecek kembali fakta sebelum membagikannya.
Saat tragedi atau bencana terjadi, maka banyak sekali komentar atau opini yang sifatnya spekulatif bahkan disinformasi.
Maka dari itu, sangat penting untuk menahan diri agar tidak berkomentar yang sifatnya spekulatif.
Dengan menerapkan etika di atas, maka kamu menjadi salah satu pengguna media sosial yang bijak.
Itulah tadi informasi mengenai 4 etika yang harus diterapkan saat menggunakan media sosial ketika terjadi tragedi atau bencana. Semoga bermanfaat.***