AYOJAKARTA.COM - Apple Vision Pro akhirnya punya penantang serius. Dalam perayaan ulang tahun ke-30 di Senchen, Tiongkok, Vivo resmi meluncurkan Vivo Vision, headset VR terbaru yang membawa spesifikasi canggih namun dengan harga jauh lebih terjangkau.
Tak hanya itu, Vivo juga memperkenalkan smartphone Vivo V60 yang langsung diuji oleh Irfan dari Jagat Review dalam perjalanan liputannya di Senchen.
“Jumpa lagi di Jagat Review. Sekarang saya lagi ada di Senchen untuk menghadiri event anniversary Vivo yang ke-30 tahun. Di sini Vivo juga merilis VR headset terbaru mereka yaitu Vivo Vision,” ungkap Irfan.
Baca Juga: Hutama Karya: Membangun Masa Depan Sehat dan Cerdas Melalui Bantuan PAUD dan Lingkungan Bersih
Spesifikasi Vivo Vision yang Siap Saingi Apple Vision Pro
Vivo Vision hadir dengan bobot hanya 398 gram, jauh lebih ringan dibanding Apple Vision Pro yang mencapai 650 gram.
Headset ini sudah dibekali Snapdragon XR2 Plus, chip khusus untuk VR, serta menggunakan power bank terpisah berkapasitas 5.560 mAh dengan daya tahan sekitar 2,5 jam.
“Responsivitas untuk navigasinya sudah setara dengan Apple Vision Pro. Secara hardware dan software bisa saya bilang sudah cukup matang,” kata Irfan dalam ulasannya.
Selain ringan, Vivo Vision menggunakan teknologi motion tracking berbasis kamera dan sensor untuk membaca gerakan tangan serta arah pandangan mata.
Dari sisi audio, headset ini dilengkapi speaker di sisi kiri dan kanan dengan pengalaman suara imersif, tapi tetap minim gangguan ke lingkungan sekitar.
Tantangan yang Sama: Konten Masih Minim
Meski spesifikasinya gak kaleng-kaleng, Irfan menyoroti masalah klasik VR: konten yang masih terbatas. “Terlepas canggihnya teknologi ini, Vivo juga menghadapi masalah yang sama dengan Apple, yaitu kontennya enggak banyak. Developer software belum banyak yang mau bikin aplikasi spesial,” jelasnya.
Baca Juga: Viral! Raffi Ahmad Diduga Lakukan Penggelapan Pajak Rp340 M, Benarkah?
Untuk saat ini, Vivo Vision belum dijual bebas dan hanya tersedia di toko resmi dengan sistem pemesanan terbatas.
Harganya sekitar 10.000 yuan atau kurang lebih sekitar Rp23.029.740, jauh lebih murah dibanding Apple Vision Pro yang dibanderol 3.500 USD atau kurang lebih sekitar Rp57.428.000.
Vivo V60, Smartphone Pendukung Vlogging dan Fotografi
Selain VR headset, Irfan juga mencoba Vivo V60 untuk dokumentasi perjalanan. Kamera tele hingga 10x zoom dinilai masih solid untuk panggung medium, meski hasilnya menurun di zoom lebih tinggi.
Baca Juga: Stok Beras Premium Langka? Dirut Bulog Buka Suara Begini...
Fitur AI 4 Seasons yang semula dianggap gimmick justru sering dipakainya, walau terkadang warna hijau hasil fotonya terlalu agresif.
Dengan strategi produk ganda ini, Vivo membuktikan diri sebagai pesaing tangguh di ranah teknologi. Apple Vision Pro kini benar-benar punya lawan berat, dan Vivo Vision siap jadi game changer di dunia VR.