AYOJAKARTA.COM -- Salah satu masalah teknis yang masih banyak dialami oleh pengguna smartphone adalah pengisian daya berjalan sangat perlahan.
Meski perangkat dengan fitur isi daya singkat atau fast charging sudah banyak dipasarkan, tidak sedikit pengguna smartphone yang justru jengkel karena tidak sesuai harapan.
Selain tidak sejalan dengan harapan, proses pengisian daya perangkat pada smartphone yang lambat juga menghambat penggunaan.
Karena merupakan salah satu hal penting untuk menunjang aktivitas harian, berikut adalah tips sederhana yang dapat diterapkan jika pengisian daya baterai berjalan pelan.
Untuk mengoptimalkan proses pengisian daya pada perangkat, langkah pertama adalah memastikan charger yang sedang dan akan digunakan merupakan produk bawaan.
Setiap unit perangkat smartphone yang sudah dirilis ke pasaran, memiliki standar pabrik dengan klasifikasi tertentu untuk menjamin kualitas selama digunakan.
Penggunaan perangkat yang tidak sesuai dengan klasifikasi bawaan, selain menguntungkan pihak penduplikat atau pembajak juga berpotensi merusak kinerja smartphone.
Baca Juga: WhatsApp Kembangkan Fitur Perbarui Username Pengguna, Ini Bocorannya
Meski tidak berdampak secara langsung atau instan, penggunaan charger yang tidak sesuai standar bawaan dan spesifikasi akan menimbulkan kerusakan di masa depan.
Agar usia penggunaan perangkat smartphone bisa bertahan lebih lama, memastikan charger merupakan produk bawaan harus dipastikan pemilik smartphone.
Langkah kedua untuk memperbaiki kinerja charger yang tidak beroperasi sesuai harapan adalah dengan membersihkan lubang pengisian.
Berada di tempat yang cenderung terbuka sepanjang waktu, lubang charger berpotensi besar terpapar berbagai jenis kotoran.
Baca Juga: Dilema Pengguna Infinix GT Ultra antara Performa Tinggi dan Keterbatasan Fitur Dasar
Untuk memastikan kinerja pengisian daya tidak mengalami hambatan, pastikan pada bagian dalam lubang charger sudah bersih dari debu maupun kotoran.
Jika lubang pengisian terlihat kotor, langkah yang harus segera dilakukan oleh pemilik smartphone adalah dengan melakukan pembersihan.
Selain dapat dilakukan dengan memanfaatkan besi Pin Pendorong laci kartu SIM, proses pembersihan kotoran dapat juga menggunakan kapas atau tissue.
Agar uraian kapas atau serpihan tissue tidak menimbulkan masalah baru setelah pembersihan, proses dapat disempurnakan dengan menggunakan sedikit minyak.
Guna memastikan bagian dalam lubang charger tidak menjadi lebih kotor, pastikan untuk membuatnya ekstra kering setelah dibersihkan.
Langkah ketiga yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengisian daya pada perangkat smartphone adalah dengan mengganti perangkat charger baru.
Bukan hanya sekedar mengganti bagian kabel untuk digunakan di adaptor lama, penggantian komponen charger sebaiknya dilakukan satu paket.
Meski adaptor masih merupakan bawaan pabrik, proses pengisian dapat saja terkendala jika kabel tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.***