Teknologi

DeepSeek Pesaing ChatGPT Guncang Saham Teknologi Global sebab Dukung Pembelajaran Deep Learning

Oleh: Fajar Ari Wibowo Senin 03 Feb 2025, 20:13 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan).

AYOJAKARTA.COM - Kecerdasan buatan (AI) terbaru asal Tiongkok, DeepSeek, ramai diperbincangkan sebagai pesaing tangguh ChatGPT dan Google Gemini.

Dalam video terbaru yang diunggah kanal YouTube Schoolpedia, AI DeepSeek ini diklaim unggul dalam kecepatan, dukungan multibahasa dan kemampuan merancang modul pembelajaran.

Kemunculan DeepSeek seolah menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia terkait sistem pembelajaran Deep Learning.

Pembelajaran Deep Learning akan lebih menarik dan menyenangkan dengan memanfaatkan fitur unggulan dari DeepSeek.

Baca Juga: MUDAH! Panduan Lengkap Cara Mengecek NRG di Info GTK, SIMPKB, dan PDSPK

Sebelum memanfaatkan kecanggihan AI asal Tiongkok ini untuk menyusun modul pembelajaran Deep Learning, berikut fitur unggulan yang bisa dinikmati:

1. Cepat dan Efisien: Dapat merespons instan untuk percakapan panjang.

2. Multibahasa: Paham konteks bahasa lokal, termasuk Indonesia.

3. Fitur Pendidikan: Bantu guru membuat modul ajar lengkap dengan rubrik penilaian.

4. Integrasi Mudah: Login praktis via akun Google.

5. Etika dan Keamanan: Didukung prinsip privasi yang ketat.

Perbedaan fungsi antara DeepSeek vs ChatGPT vs Gemini: Mana Lebih Baik?

DeepSeek lebih cocok untuk edukasi, percakapan kontekstual, dan kebutuhan berbahasa Indonesia.

Sedangkan ChatGPT lebih unggul di tugas kreatif, analisis data, dan coding. Sementara Gemini optimal untuk pengguna ekosistem Google (Workspace, Drive).

Dalam video yang dibagikan, Alizel meminta DeepSeek untuk merancang modul pembelajaran "fotosintesis" dengan pendekatan Deep Learning.

Adapun hasilnya tak mengecewakan, mulai dari "Langkah Pembelajaran" berisi eksperimen sederhana hingga evaluasi.

Tak hanya itu, di DeepSeek juga menyiapkan "Rubrik Penilaian" berupa kriteria analisis HOTS (berpikir kritis).

Dan yang tidak kalah penting adalah memberikan "Tips Guru", berisi integrasi teknologi dan solusi remedial.

Baca Juga: Solusi Jika NRG Belum Tampil di Info GTK Meski Status Sertifikasi SIMPKB Sudah Ada

Buat para guru yang kesulitan membuat modul pembelajaran Deep Learning, kini sudah bisa memanfaatkan kecerdasan buatan asal Tiongkok ini dengan mudah dan praktis.

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Aris Abdulsalam