Viral

Sempat Arogan Kebal Hukum, Kasus Viral Anak Bos Toko Roti George Sugama yang Aniaya Karyawan Resmi Ditangkap

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Senin 16 Des 2024, 12:30 WIB
George Sugatama pelaku penganiayaan kepada karyawan di toko roti Cakung

AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan anak bos toko roti terhadap karyawannya telah masuk babak baru.

George Sugama Halim (GSH) anak bos toko roti yang menganiaya karyawan bernama Dwi di Cakung Jakarta Timur telah ditangkap.

GSH kedapatan tengah berada di sebuah hotel di daerah Sukabumi Jawa Barat.

Baca Juga: Jika Gagal Tahap Rangking, Apakah Pelamar Bisa Langsung Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu?

Detik-detik penangkapan GSH tersebut viral di media sosial. Tidak ada perlawanan yang dilakukan GSH.

Penangkapan bermula ketika ada sejumlah polisi berpakaian preman mengetuk pintu hotel tempat pelaku menginap.

Bahkan GSH terpantau pasrah saja dengan penangkapan tersebut. Sikapnya ini berbanding terbalik ketika aksi pemukulan terjadi.

"Sudah paham George ya? Sudah paham? Masalahnya sudah paham?" ujar salah satu polisi seperti dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Official iNews, Senin 16 Desember 2024.

Seolah pasrah, George hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa ia paham atas tindakan polisi tersebut.

Baca Juga: Pengelola Siapkan Kuota Tiket Sebanyak Ini untuk Naik ke Puncak Monas! Libur Nataru Diprediksi Membeludak

Bahkan, ia juga sempat tersenyum tipis sembaru memberikan ponsel serta identitasnya kepada penyidik.

Seperti yang viral di media sosial, GSH menganiaya pegawai toko roti milik ayah pelaku. Pelaku bahkan melempar korban dengan kursi.

Penganiayaan diduga terjadi pada 17 Oktober 2024 lalu dan baru viral beberapa hari belakangan.

Dari unggahan yang beredar, kepala korban berdarah karena dipukul dengan kursi.

Pelaku datang ke toko tersebut dan memesan makanan melalui ojek online. Setelah datang, ia meminta kepada korban untuk mengantarkan ke kamar pribadinya yang masih satu lokasi.

Permintaan tersebut ditolak, karena korban sedang bekerja dan terjadi penganiayaan tersebut.

Polres Jakarta Timur juga telah memeriksa tiga saksi dari kejadian ini. Kasus yang sebelumnya masih di tahap penyelidikan sudah dinaikkan ke penyidikan.***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Jinan Vania Barizky