AYOJAKARTA.COM - Dunia hiburan Tanah Air tengah diselimuti awan duka mendalam.
Penyanyi berbakat Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun.
Pelantun lagu "Status Palsu" ini menghembuskan napas terakhirnya setelah kurang lebih enam tahun berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Kabar duka ini pertama kali tersiar melalui unggahan Instagram Story komponis ternama, Andi Rianto.
Dengan singkat namun menyentuh, ia menuliskan, "Selamat Jalan Vidi Aldiano," disertai emoji bunga mawar dan hati, yang seketika memicu gelombang dukacita di media sosial.
Postingan Terakhir Vidi Aldiano, Dedikasi untuk Sahabat
Sebelum kondisinya menurun, Vidi Aldiano yang dikenal sebagai "Duta Persahabatan" sempat mengunggah sebuah pesan menyentuh pada 8 Februari 2026.
Unggahan tersebut ditujukan untuk pernikahan sahabatnya, Ranggaz Laksmana dan Angie Prijanto.
Dalam pesannya, Vidi mengungkapkan rasa sedih karena tidak bisa hadir secara langsung, namun ia memberikan doa yang sangat tulus:
Ia juga menitipkan pesan kepada Angie untuk menjaga Ranggaz dan berharap keduanya mendapatkan keberkahan yang melimpah.
Pesan ini kini menjadi warisan terakhir yang menunjukkan betapa besarnya kasih sayang Vidi terhadap lingkaran pertemanannya hingga akhir hayat.
Perjuangan Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano telah didiagnosis mengidap kanker ginjal sejak tahun 2019. Alih-alih terpuruk, Vidi justru menunjukkan ketabahan yang luar biasa.
Pada Desember 2025, ia sempat menuliskan bahwa penyakitnya adalah sebuah "hadiah dari Tuhan" yang telah mengubah cara pandangnya terhadap hidup dan prioritasnya.
Semangat pantang menyerah ini jugalah yang membuat rekan sesama musisi, Yura Yunita, sempat memanjatkan doa khusus di depan Ka'bah saat menjalankan ibadah umrah.
Yura berharap bisa kembali bertemu Vidi sepulangnya dari tanah suci, namun takdir berkata lain.
Kehilangan Besar bagi Industri Musik Indonesia
Kepergian Vidi Aldiano di bulan suci Ramadhan meninggalkan lubang besar bagi industri musik Indonesia.
Di media sosial X (dahulu Twitter), ucapan bela sungkawa terus mengalir deras.
Warganet mengenang Vidi sebagai sosok yang selalu membagikan energi positif meski di tengah rasa sakit yang hebat.
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Selama kariernya, ia tidak hanya dikenal karena suara emasnya, tetapi juga kepribadiannya yang hangat dan mudah bergaul dengan siapa saja.
Kini, sang "Duta Persahabatan" telah beristirahat dengan tenang, namun karya dan semangatnya akan selalu hidup di hati para penggemar.***