Viral

Viral Mpox Mulai Mewabah di Indonesia, Minum Racikan 3 Bahan Herbal Ini Agar Tak Tertular

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Minggu 18 Agu 2024, 19:37 WIB
Ilustrasi Mpox atau Monkey Pox atau Cacar Monyet

AYOJAKARTA.COM - Penyakit Monkey Pox atau Mpox kembali mewabah di Indonesia.

Kasus pertama Mpox ditemukan di Jakarta pada 22 Januari 2024 dan sekarang sudah terkonfirmasi ada 11 kasus penyakit Mpox yang menjangkit warga DKI.

Dinas Kesehatan Jakarta mencatat ada delapan kecamatan yang terjangkit wabah Mpox antara lain Ciracas, Pasar Minggu, Grogol Petamburan, Jatinegara, Matraman, Kebon Jeruk, Tanah Abang dan Tanjung Priok.

Lalu apa sebenarnya penyakit Mpox dan bagaimana gejalanya serta apakah bisa disembuhkan?

Baca Juga: Sedang Mewabah di Sejumlah Negara Afrika, Benarkah Masyarakat Indonesia Akan Dihantui Pandemi Virus MPOX?

Dikutip AyoJakarta.com dari infeksiemerging.kemenkes.go.id pada Minggu (18/8/2024), Mpox merupakan penyakit yang disebabkan virus monkeypox.

Penyakit ini sama seperti flu burung, mpox yang ditularkan dari hewan monyet (penyakit zoonosis).

Mpox bisa menyebar dari penderita ke orang lain yang sehat seperti contoh Covid-19.

Pada asalnya, penyakit ini adalah zoonosis yang berarti ditularkan dari hewan ke manusia.

Baca Juga: WHO Tetapkan Wabah Mpox Sebagai Darurat Kesehatan Global, Bagaimana di Indonesia?

Penyakit ini juga dapat menyebar dari manusia ke manusia.

Gejala penyakit Mpox antara lain demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, lemas, pembengkakan kelenjar getah bening (di leher, ketiak atau selangkangan) dan ruam atau lesi kulit.

Penderita Mpox biasanya mengalami ruam 1-3 hari sejak demam dengan tanda ruam seperti kulit ada bintik merah seperti cacar, lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah kemudian mengeras atau keropeng lalu rontok.

Bagian tubuh yang biasanya terkena ruam antara lain wajah, telapak tangan dan telapak kaki.

Baca Juga: Cara Penularan Mpox atau Cacar Monyet dari Hewan ke Manusia Ternyata Begini, Cek Bagaimana Pencegahannya

Ruam juga dapat ditemukan di mulut, alat kelamin dan mata.

Bagi individu yang memiliki daya tahan tubuh dan imunitas tinggi biasanya gejala ruam penyakit Mpox akan sembuh sendiri.

Berbeda dengan individu dengan penyakit penurunan kekebalan tubuh kemungkinan berisiko mengalami gejala penyakit Mpox yang lebih serius hingga menyebabkan kematian.

Lalu bagaimana antisipasi atau tindakan pencegahan penularan penyakit Mpox?

Baca Juga: WASPADA! Penyebaran Kasus Mpox atau Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Kemenkes: Penularan Terjadi pada Kelompok Masyarakat Ini

Berikut tips pencegahan penularan penyakit Mpox:

- Melindungi diri dengan membatasi kontak dengan penderita Mpox atau hewan yang berisiko menularkan penyakit ini.

- Membersihkan lingkungan yang bisa saja terkontaminasi secara teratur.

- Memerisakan diri jika sudah merasakan gejala penyakit Mpox.

- Melakukan isolasi mandiri sampai seluruh ruam kulit kering, mengelupas dan terbentuk lapisan kulit baru di bawahnya dengan cara sebagai berikut.

Baca Juga: WHO Deklarasikan Wabah Cacar Monyet (Mpox) sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat, Sudah Ada Vaksinnya?

Cara melakukan isoman agar tak menularkan virus Mpox kepada orang lain terutama yang tinggal satu rumah:

- Memakai ruangan terpisah untuk isoman.

- Menggunakan kamar mandi terpisah atau membersihkan setiap kali selesai digunakan.

- Membersihkan permukaan yang sering disentuh dengan sabun dan air serta disinfektan rumah dan menghindari penyapuan/penyedot debu (ini dapat mengganggu partikel virus dan menyebabkan orang lain terinfeksi).

- Menggunakan peralatan, handuk, tempat tidur terpisah.

- Mencuci sendiri (angkat seprai, pakaian dan handuk dengan hati-hati, masukkan cucian ke dalam kantong plastik sebelum membawanya ke mesin cuci dan cuci dengan air panas >60°).

- Membuka jendela untuk ventilasi yang baik.

- Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbasis alkohol.

Baca Juga: Waspada! Total Kasus Terkonfirmasi Capai 87 di Indonesia, Begini Gejala Mpox pada Manusia

Penyakit Mpox ini bisa diantisipasi dengan meningkatkan imunitas dalam tubuh.

Tanpa mengonsumsi obat-obatan kimia, penyakit Mpox bisa diantisipasi dengan sering minum ramuan herbal atau jamu.

Bahan-bahan herbal di sekitar kita memiliki kandungan antioksidan sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan imunisasi sehingga tak mudah tertular penyakit Mpox.

Lalu bagaimana racikan bahan herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh?

Penderita Mpox dapat mengonsumsi minuman herbal atau jamu karena menstimulasi imun.

Baca Juga: Waspada! Wabah Kutu Busuk Sudah Memasuki Beberapa Negara Asia, Salah Satunya Singapura

Perkumpulan Dokter Pengembang Obat

Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) menganjurkan penderita Mpox harus menjaga imunitas tubuh dengan rajin mengonsumsi bahan herbal yang diracik dan dapat diminum secara teratur.

Beberapa bahan herbal yang dapat meningkatkan imunitas tubuh misalnya meniran kemudian sambiloto, temulawak, kunyit, jahe, pegagan dan bawang putih.

Racikan temulawak, kunyit dan jahe dapat diracik menjadi minuman hangat yang dapat diseduh serta diminum secara rutin.

Baca Juga: Gencar Isu Penyebaran Nyamuk Wolbachia, Mantan Menkes Tolak Keras: Rentan Menjadi Wabah Penyakit Baru!

Bahan herbal dapat diracik sendiri dengan cara berikut:

- Cuci bersih temulawak, jahe dan kunyit lalu digeprek.

- Rebus pada air mendidih selama 10 sampai dengan 15 menit.

- Saring air rebusan dan tuang di gelas.

- Minum saat hangat-hangat kuku.

- Jika memiliki penyakit lambung maka bisa meminumnya setelah makan.***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Fathul Amanah