AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini nama anak Vincent Rompies tengah menjadi perbincangan publik.
Dikabarkan anak Vincent Rompies diduga terlibat dalam kasus perundungan dengan geng di sekolahnya.
Kabar anak Vincent Rompies diduga ikut terlibat dalam kasus perundungan itu datang dari cuitan X alias Twitter.
“Gw dapat info, ada perundungan di SMA Binus Intl BSD, seorang anak dipukulin sama belasan seniornya hingga masuk rumah sakit, mereka anak-anak pesohor, dan ngerinya lagi sampai disundut rokok!,” kata @BosPurwa.
Kabarnya, anak Vincent diduga menjadi salah satu orang yang terlibat dalam kekerasan tersebut bahkan korban diduga sampai disundut pakai rokok.
"Anak-anak itu salah satunya kalau gasalah anaknya artis V****nt R***pies namanya L*****s R****** anak kelas 12 di Binus School Serpong, mereka menghabisi anak itu tanpa ampun sampai kulitnya terbakar di sundut rokok dan tidak hanya itu di pukul pake kayu ramai-ramai divideoin," cuit @erixxx.
Cuitan @BosPurwa juga menyebarkan informasi terkait rangkaian kronologi kasus.
Akun tersebut juga meminta agar pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti kasus perundungan itu.
Sedikitnya ada empat foto yang d unggah akun tersebut.
Di antaranya foto yang menceritakan kronologi kejadian tersebut, foto sekelompok anak muda dan foto korban yang terbaring di rumah sakit.
Menurut informasi yang disebar, tindakan kekerasan itu dilakukan geng yang beranggotakan senior atau anak kelas 3 SMA.
Geng tersebut disebut sering nongkrong hingga melakukan perundungan dan tindak kekerasan.
Kejadian itu diketahui berlangsung pada 2 Februari 2024 dan ada saksi mata yang berjumlah 40 orang dari junior-junior mereka di sekolah.
Korban diduga dipukul dan ditertawakan oleh mereka yang melihatnya lalu direkam.
"Dicekik, dipukul, orang-orang yang hadir hanya tertawa saat mengambil gambar dan video pemukulan. Ada juga yang makan sambil diikat di tiang dan dipukul menggunakan kayu," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Kabarnya, geng tersebut sudah berlangsung seja sembilan generasi dengan nama Geng Tai GT).
Geng tersebut juga disebut memiliki aturan yang harus dipenuhi.
Pertama, calom anggota baru akan dikumpulkan di warung-warung, di mana calon anggota baru akan diminta untuk melakukan perilaku menyimpang seperti meneriakkan nama, membelikan makanan dan dihukum secara fisik.
Disebutkan juga bahwa geng tersebut akan melecehkan calon anggota baru untuk menunjukkan apakah mereka layak menyandang gelar anggota geng tersebut.***