Viral

Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka, PDIP Tunjuk Jubir Baru Ahmad Basarah dan Ronny Talapessy

Oleh: Fajar Ari Wibowo Selasa 25 Feb 2025, 19:26 WIB
Hasto Kristiyanto.

AYOJAKARTA.COM – Menuju langkah strategis pasca penahanan Hasto Kristiyanto oleh KPK, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi menunjuk Ahmad Basarah dan Ronny Talapessy sebagai juru bicara (jubir) baru partai.

Penunjukan ini berdasarkan surat tugas resmi yang dikeluarkan oleh DPP PDIP, sebagai upaya menyampaikan kebijakan partai dan merespon dinamika politik yang sedang berlangsung.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, melalui keputusan tersebut menegaskan pentingnya keberadaan juru bicara yang mampu memberikan informasi, pandangan, dan sikap PDIP secara transparan kepada masyarakat.

Penunjukan juru bicara baru merupakan bagian dari konsolidasi internal dan strategi komunikasi partai guna mengembalikan kepercayaan publik, terutama setelah dinamika yang terjadi baru-baru ini.

Baca Juga: Menjelang Puasa, Apakah Boleh Menunda Mandi Wajib Setelah Subuh?

Dalam keterangannya, pejabat PDIP menyatakan bahwa Ahmad Basarah dan Ronny Talapessy akan segera berkoordinasi dengan Ketua Umum untuk menyusun informasi resmi yang akan disampaikan kepada media dan publik.

Langkah ini diharapkan mampu menegaskan posisi PDIP di tengah dinamika politik nasional serta memberikan kejelasan mengenai kebijakan-kebijakan partai ke depan.

Seiring dengan penetapan ini, partai juga berupaya memastikan bahwa setiap isu terkait penahanan Hasto Kristiyanto dan implikasinya dapat dikomunikasikan dengan tepat, sehingga publik memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.

Baca Juga: Tips agar Mendapatkan Lailatul Qodar, Faedah Menghidupkan Malam-Malam Ramadhan

PDI-Perjuangan menekankan bahwa proses ini merupakan bagian dari upaya pembaruan sistem komunikasi internal yang lebih responsif dan transparan.

Keputusan ini semakin menandai langkah PDIP untuk berbenah dan memperkuat struktur komunikasi partai di tengah tantangan politik yang ada.

Masyarakat dan para pengamat kini menantikan klarifikasi lebih lanjut mengenai kebijakan partai melalui pernyataan resmi yang akan segera diluncurkan oleh juru bicara baru tersebut.

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Aris Abdulsalam