Viral

Geger Balita 3 Tahun Positif Narkoba Usai Diberi Minuman Tetangga, Begini Kronologinya

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Minggu 11 Jun 2023, 14:25 WIB
Viral sebuah kabar di media sosial terkait seorang balita di Samarinda yang harus dirawat intensif karena terdeteksi positif narkoba.

AYOJAKARTA.COM — Viral sebuah kabar di media sosial terkait seorang balita di Samarinda yang harus dirawat intensif karena terdeteksi positif narkoba.

Ternyata, balita 3 tahun yang positif narkoba tersebut usai diberi minuman oleh tetangganya.

Balita tiga tahun tersebut kini terdeteksi positif narkoba jenis sabu dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya.

Keluarga korban merasa curiga karena ada yang berbeda dengan gerak gerik anaknya usai diberi minuman oleh tetangganya.

Baca Juga: Polisi Tangkap 5 Pelaku Bunker Narkoba di Kampus UNM, Wakil Rektor: Mereka Bukan Mahasiswa UNM  

Saat dibawa ke rumah sakit, balita tersebut akhirnya mendapat pemeriksaan dan pengecekan terhadap urinnya.

Usai pemeriksaan urin, hasilnya balita tiga tahun tersebut positif narkoba.

Keluarga menceritakan bahwa sebelumnya, sang balita minum air botolan yang diberi tetangganya.

Setelahnya sang anak tersebut tidak tidur selama dua hari dan cenderung hiperaktif.

Baca Juga: Cium Kejanggalan! Benny K Harman Sentil Menkumham Soal Transaksi Narkoba hingga Kafe Bagus Dalam Lapas?

Kejadian ini pun telah dilaporkan ke polisi oleh keluarga sang balita.

Kini Polresta Samarinda telah memeriksa dua saksi yakni si pemberi minuman dan juga ibu korban.

Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) menjelaskan kronologi kejadian sang anak yang terdeteksi positif narkoba.

Kejadian tersebut bermula dari sang anak yang sedang berkunjung ke rumah tetangganya bersama sang ibu.

Baca Juga: Jadi Kurir, 2 Oknum TNI Terdakwa Kasus Narkoba 75 Kg Sujud Syukur Lolos Hukuman Mati

Ibu sang balita laki-laki tersebut datang ke rumah tetangganya untuk diminta tolong mencabut uban sang tetangga.

Kemudian sang anak merasa haus dan meminta minum kepada ibunya.

“Ada air minum, nanti bude ambilkan, bude itu tetangganya. Terus diambilkan air yang di deket si ibu, diminumkan ke anak. Nah setelah itu reaksi daripada si anak malamnya tidak tidur terus kemudian dia hiperaktif, ngoceh terus, keluar keringat sejagung-jagung. Dan dia mengambili barang-barang yang ada disekitarnya, kayak bersih-bersih dan sebagainya,” ujar Diah, tim TRC PPA Kaltim, dilansir AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Minggu, 11 Juni 2023.

Menurut Diah, besoknya sang ibu mengirimkan pesan ke tetangganya tersebut mempertanyakan air yang diberikan kepada anaknya.

Baca Juga: Raup Cuan dari Narkoba, Pakar Hukum Pidana Bilang Teddy Minahasa Cocoknya Divonis Hukuman Ini

“Besoknya si ibu chat ke tetangganya bertanya, ‘Air apa yang kamu kasih ke anak saya?’ disampaikan ke tetangganya bahwa itu air dibawa dari warung. Sementara si ibu dan tetangga ini sama-sama bekerja di warung tersebut,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dia menceritakan bahwa ternyata air minum yang diberikan ke si balita tersebut tidak dijual di warung karena beda merek dengan yang dijual di warung tersebut.

Sang ibu pun telah mencoba menghubungi pihak BNN selaku yang mengerti tentang narkoba namun tidak direspon.

Hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit bersama tim TRC dan ternyata hasilnya positif narkoba.

Kini kasus ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga sang balita dan tim TRC ke polisi, dDan telah ada penjemputan terhadap dua terduga pelaku oleh pihak kepolisian.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Tedi Rukmana