Viral

BEJAT! Niat Ikut Suami Merantau ke Jakarta, Ibu Muda Diperkosa Oleh Oknum Polisi Gadungan dengan Dalih Picik

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 11 Mei 2023, 13:59 WIB
ilustrasi rudapaksa

AYOJAKARTA.COM -– Kejadiaan memilukan harus dialami oleh seorang ibu rumah tangga bernama AM, perempuan berusia 18 tahun asal Lhokseumawe, Aceh.

Sosok ibu muda tersebut menjadi menjadi korban pemerkosaan oleh pria bernama Zulfadli di kawasan Jalan Budi Mulia, RT 011/RW 015, Pademangan, Jakarta Utara.

AM diperkosa sebanyak dua kali oleh Zulfadli, seorang polisi gadungan yang sudah dianggap seperti saudara angkatnya sendiri.

Baca Juga: Tanggapi Berita Miring, BKPSDM Pangandaran Segera Panggil Husein Ali ASN Guru Viral yang Laporkan Pungli

Tak tahan dengan tindak perkosaan yang dilakukan oleh Zulfadli, AM melaporkan kejadian ini ke polisi.

Kuasa Hukum AM, yakni T.Arifin mengungkapkan bahwa pihaknya ingin kepolisian menangkap dan menghukum Zulfadli.

“Korban dan saksi sudah tiga kali menjalani pemeriksaan di penyidik Polres Metro Jakarta Utara untuk klarifikasi dan BAP. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum,” kata T.Arifin dikutip AyoJakarta.com dari Republika.co.id, Kamis (11/5/2023).

Akibat kejadian pemerkosaan tersebut, T.Arifin menyampaikan bahwa saat ini AM mengalami trauma berat hingga ketakutan yang luar biasa.

Baca Juga: Waduh, Video Viral Perkelahian Terjadi di Depan SPBU Desa Pelayang Raya, Kronologinya Asli Ruwet Banget

Ini lantaran, AM menyampaikan bahwasannya Zulfadli kerap mengancam dirinya secara berulang kali.

T.Arifin menjelaskan bahwa AM datang ke Jakarta bersama anak balitanya pada akhir Desember 2022 lalu untuk menyusul sang suami, IDI, merantau di ibu kota.

Diketahui suami AM, yakni IDI, tidak memiliki pekerjaan tetap karena saat ini bekerja sebagai kuli.

Dikabarkan bahwa IDI memiliki orang tua angkat yang tinggal di Jakarta.

Sementara itu, diketahui bahwa Zulfadli merupakan anak dari orang tua angkat IDI.

Kronologi pemerkosaan ibu muda di Jakarta

Kronologi pemerkosaan AM berawal dari korban yang dikenalkan kepada Zulfadli oleh suaminya pada Desember 2022 lalu.

Baca Juga: Bantu Husein Ali ASN Guru Viral Usai Laporkan Pungli, Susi Pudjiastuti Bertindak dan Lakukan Ini

Pada 20 Februari 2023, Zulfadli menghubungi IDI dan memintanya datang bersama sang istri ke kosnya di Jalan Budi Mulia.

Sesampainya disana, Zulfadli menyuruh IDI untuk membeli pengharum ruangan dan meminta AM dan anaknya tetap berada di kosnya.

Setelah IDI pergi, Zulfadli menutup pintu dan memulai aksi bejatnya saat AM sedang menidurkan anaknya.

AM mengaku bahwa Zulfadli menarik lehernya hingga memaksa dan mengancam apabila hasratnya tidak dipenuhi.

Usai AM diperkosa, Zulfadli kemudian mengancam istri IDI itu agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada sang suami.

Pada 3 Maret 2023, aksi bejat Zulfadli kembali terulang pada saat AM dan IDI datang ke kos pelaku untuk meminta bantuan mencari kos di kawasan Pademangan.

Baca Juga: Viral Harga Tiket KA Argo Parahyangan Naik Tajam, Warganet Ngamuk Singgung Soal Getaran, KAI Beberkan Sebabnya

Saat itu, Zulfadli memberikan uang Rp 200 ribu dan meminta IDI serta adiknya mencari kos baru dan meminta AM agar tetap berada di kosnya dengan dalih mau mengajarkan cara pakai laptop.

Setelah IDI pergi, Zulfadli mengunci pintu dan kembali melakukan aksi bejatnya kepada AM.

Sama seperti sebelumnya, usai diperkosa AM mendapat ancaman dari Zulfadli agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada IDI.

Karena tak tahan dengan perlakuan Zulfadli kepadanya, AM akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada IDI.

Usai kejadian tersebut, AM dibawa ke RSUD Tarakan untuk menjalani visum dan hasilnya terdapat sobekan di kemaluan yang menyebabkan pendarahan.***(Nisrina Harum Lestari)

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Wahyu Vitaarum