AYOJAKARTA.COM -– Beberapa waktu belakangan publik dihebohkan dengan sebuah video perkelahian yang diketahui terjadi di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi.
Dalam video perkelahian yang dibagikan oleh akun Twitter @kang_cilok9, tampak beberapa pria dan satu wanita terlibat dalam pertikaian tersebut.
Tampak pria dalam video viral tersebut saling baku hantam dan satu wanita berusaha melerai perkelahian tersebut.
Baca Juga: Bantu Husein Ali ASN Guru Viral Usai Laporkan Pungli, Susi Pudjiastuti Bertindak dan Lakukan Ini
Diketahui, peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada 27 April 2023 pukul 11.10 WIB di depan SPBU Pelayang Raya.
Kronologi perkelahian di depan SPBU Pelayang Raya, Jambi
Dilansir dari akun Twitter @matchaliatte pada Kamis (11/05/2023), peristiwa perkelahian ini berawal dari saksi bernama Dewi Sartika Hardi, Edo Hardianto, dan Ekardi yang mengisi bensin di SPBU.
Saat berada di SPBU, ketiganya bertemu dengan sosok bernama Aildil Adha, yang merupakan keluarga dari tiga orang tersebut dan juga sedang mengisi bensin di SPBU.
Ketika saksi Aidil Adha selesai mengisi bensin, ia keluar dari SPBU dan mobil yang dikendarainya menyenggol sepeda motor milik pembeli sate yang berada di depan SPBU.
Pemilik tempat sate yang bernama Anjasman kemudian keluar untuk memanggil pengendara mobil lantaran tidak berhenti.
Sayangnya, Anjasman justru emosi dan hendak mengejar mobil yang dibawa oleh pengendara tersebut.
Melihat kejadian tersebut, Edo Hardianto menghampiri Anjasman dan meminta untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
“Kita selesaikan masalah ini baik-baik pak, kalau kami salah kami minta maaf,” demikian ucapan Edo Hardianto, dikutip AyoJakarta.com pada Kamis (11/5/2023).
Anjasman sempat menanyakan siapa Edo Hardianto, yang kemudian ia menjawab bahwa dirinya keluarga dari Aidil Adha yang menyenggol motor milik pembeli sate.
Baca Juga: Lelah Selalu Viral dan jadi Bulan-bulanan Netizen, Gubernur Lampung: Pahamilah, Jangan...
Kemudian, Ekardi pun datang dan meminta kepada Anjasman untuk menyelesaikan kejadian tersebut dengan cara yang baik.
Setelah Anjasman mengetahui bahwa Ekardi merupakan orang tua dari Eka, pemilik warung sate itu langsung memukulnya.
Melihat Ekardi dipukul oleh Anjasman, saksi bernama Bima Sudika langsung keluar dari warung sate dan kemudian menghajar Edo Hardianto hingga memicu perkelahian.
Perkelahian tersebut akhirnya berhasil dilerai oleh masyarakat setempat.
Akibat peristiwa perkelahian tersebut, Edo Hardianto telah membuat laporan ke Polsek Sungai Penuh dengan nomor LP/B/14/IV/2023/SPKT/POLSEK SUNGAI PENUH/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI.***(Nisrina Harum Lestari)

Share this article
Diketahui, peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada 27 April 2023 pukul 11.10 WIB di depan SPBU Pelayang Raya.