AYOJAKARTA.COM -- Nama Aiptu Mustahir belakangan ini menjadi sorotan publik setelah aksi memamerkan kekayaannya.
Terdapat beberapa kendaraan mewah yang sempat dipamerkan Aiptu Mustahir, antara lain Harley Davidson dan Rubicon.
Aiptu Mustahir juga sempat disorot karena aksi istrinya yang memamerkan sebuah rumah mewah di media sosial.
Baca Juga: Buntut Flexing di Hotel Mewah, Ini Kronologi Jabatan Selvi Mandagi Dicopot PJ Gubernur DKI Jakarta!
Aiptu Mustahir merupakan personel Brimob Polda Sulawesi Selatan yang saat ini berusia 48 tahun.
Selain itu, Aiptu Mustahir juga terjun di bidang tambang dan kontraktor.
Aiptu Mustahir menikah dengan Yuyun Kamaruddin dan bertempat tinggal di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Maros.
Istri Aiptu Mustahir tersebut merupakan seorang pekerja di salah satu puskesmas.
Yuyun kerap memamerkan harta kekayaannya di media sosial Facebook dengan nama akun @2yuyunkamaruddin_mustahir.
Aiptu Mustahir dikaruniai seorang anak yang bernama Wildan.
Baca Juga: Daftar Pejabat Publik yang Sempat Berurusan dengan KPK Akibat Flexing di Media Sosial, Siapa Saja?
Diketahui, Wildan merupakan pengusaha getah pinus dan disebut akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif.
Menurut pengakuan warga sekitar, Aiptu Mustahir merupakan sosok yang ditakuti karena dirinya tidak segan-segan mengeluarkan senjata dan menembak ke atas.
Aiptu Mustahir buka suara soal gaya flexing istrinya di medsos
Terkait sorotan publik terhadap dirinya, Aiptu Mustahir ikut memberikan tanggapannya.
Aiptu Mustahir mengaku tidak memiliki aset seperti yang dipamerkan istrinya di media sosial.
Aiptu Mustahir juga menjelaskan bahwa rumah mewah di Tompobulu itu adalah milik dan atas nama anaknya.
Baca Juga: LAGI-LAGI LAMPUNG! Usai Kadinkes Kini Sipir Lapas Ketahuan Flexing Berujung Dicopot Jabatan
Sedangkan untuk kendaraan mewah yang dipamerkan sang istri, Aiptu Mustahir mengatakan bahwa itu semua adalah barang milik orang lain yang dititipkan.
Aiptu Mustahir juga menjelaskan bahwa foto-foto yang dipamerkan istrinya adalah foto dari 10 tahun yang lalu.
Aiptu Mustahir juga membantah tuduhan bahwa dirinya adalah seorang kontraktor.
Aiptu Mustahir mengatakan bahwa eskavator yang sempat disorot publik merupakan alat milik orang lain untuk membuka jalur offroad.
Menanggapi aksi tersebut, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Komang Suartana mengaku akan mengklarifikasi hal itu.
Dirinya menegaskan akan mengambil tindakan jika ada anggota polisi yang terbukti bergaya hidup mewah.***(Isnan Rifai)