AYOJAKARTA.COM - Seorang wanita nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO).
Aksi wanita tersebut terjadi di jembatan penyeberangan orang (JPO) di jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara.
Dengan beralasan hidup pun sudah tidak ada artinya lagi wanita tersebut nekad ingin merenggut nyawanya sendiri dengan melompat dari atas JPO.
Baca Juga: Jenguk David Ozora, Suami Inul Daratista Adam Suseno Rela Kumisnya Dipegang Demi Kesembuhannya
Namun aksi wanita tersebut berhasil digagalkan oleh seorang pria yang melihat kejadian tersebut.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV, seorang pria bernama Amir berhasil menggagalkan aksi bunuh diri wanita tersebut.
Ketika wanita tersebut hendak melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) disaat yang bersamaan Amir sedang berada dilokasi tersebut.
Amir yang berada disekitar lokasi mendengar teriakan orang-orang yang melihat seorang wanita hendak akan melompat dari JPO.
Baca Juga: Gampang Bikinnya! 4 Resep Minuman Segar Cantik untuk Buka Puasa
Sebagian warga pun siap melakukan pertolongan untuk menangkap wanita tersebut di bawah, sementara Amir pergi ke atas mencoba menahan aksi perempuan tersebut.
Amir mengatakan ia berusaha lari ke atas, menolong dengan menarik dan menggendong wanita yang hendak melompat tersebut.
"Saya lari ke atas, langsung saya tarik, saya gendong, bawa turun ke bawah, sampai sini (bawah) ada yang nyambut, saudaranya," ungkap Amir.
Menurut Amir, wanita tersebut mengatakan nekad bunuh diri karena hidupnya sudah tidak ada artinya lagi.
"Dia bilang gitu, sudah enggak ada artinya hidup," jelas Amir.
Dari sosok wanita tersebut Amir melihat seperti seorang mahasiswa karena terlihat masih muda, tidak sedikitpun terlihat seperti pengamen.
Mungkin bagi seseorang yang mengalami atau melihat orang di sekitar mengalami gangguan mental hendaknya dikonsultasikan ke psikolog.
Baca Juga: Ingin Rezeki Lancar dan Pahala Bertambah? Cukup Baca Amalan dari Mbah Moen Ini Setelah Sholat Isya
Dengan berkonsultasi dengan pakar psikolog, setidaknya dapat menjadikan solusi terbaik sebelum terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti halnya bunuh diri.***