Viral

TERBONGKAR! 3 Fakta Terbaru Mbah Slamet, Dukun Palsu Pengganda Uang Banjarnegara, Sosok Antara Ada dan Tiada!

Oleh: Zharifah Ardiana Kamis 06 Apr 2023, 11:59 WIB
Mbah Slamet dukun palsu pengganda uang dan Kepala Desa Mahbudiono

AYOJAKARTA.COM -– Menjadi perbincangan di kalangan masyarkat, Mbah Slamet yang dikenal dukun palsu pengganda uang asal Banjarnegara, Jawa Tengah tega menghabisi nyawa 12 orang korban.

Setelah diselidiki, modus penipuan yang berujung pembunuhan ini karena para korban diiming-imingi uang hasil penggandaan hingga Rp5 miliar.

Namun, baru-baru ini terdapat banyak fakta baru yang terungkap terkait Mbah Slamet.

Baca Juga: Viral Aksi Jagal Mbah Slamet, Dukun Palsu Penggandaan Uang Banjarnegara, Ini Kata Kriminolog UI!

Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui kanal Youtube TvOneNews pada 6 April 2023, terdapat fakta-fakta baru yang diungkap sang Kepala Desa, Mahbudiono.

Fakta-fakta tentang Mbah Slamet Dukun Palsu Pengganda Uang Banjarnegara:

1. Pekerjaan dan siapakah Mbah Slamet sebenarnya?

Diketahui, Mbah Slamet memiliki nama asli Tohari, yang merupakan warga Desa Balun, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kesehariaannya yang menjadi perantau membuat warga desa sekitar jarang bertemu atau melihat sosok Tohari.

Bahkan, sang istri yang ditanya oleh Kepala Desa terkait pekerjaan Tohari mengaku tidak tahu karena sang suami yang jarang pulang ke rumah.

Baca Juga: Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Dinilai Psikopat, Reza Indragiri: Harus Dihukum Maksimal

“Misal tahun 2020 dia kelihatan, lalu hilang lagi, lalu baru kelihatan akhir-akhir ini,” terang Mahbudiono.

2. Praktek perdukunan 'bawah tanah'

Menjadi warga yang jarang terlihat, Tohari juga diketahui memiliki ladang milik kedua orang tuanya yang diurus oleh ayah sambungnya. Tentu saja warga desa tidak ada yang mencurigai isi dalam ladangnya.

“Tidak ada yang curiga, ladangnya tidak dekat juga tidak jauh juga, semua orang biasanya fokus di lahannya sendiri, tidak ikut campur di lahan orang lain,” terang Kepala Desa Balun.

Lebih lanjut, Mahbudiono yang rumahnya jauh dari rumah Tohari mengatakan bahwa ia mendengar desas desus Tohari menerima tamu dari luar kota.

Tohari atau Mbah Slamet menerima tamu dari luar kota dengan jadwal yang tidak pasti, dan warga sekitar tidak melapor karena tidak mengetahui.

3. Kecurigaan kepala desa sejak tahun 2022

Namun, uniknya sang Kepala Desa mengakui bahwa ia mendengar informasi tentang kesibukan sang warga yang ditahan Polres Banjarnegara tersebut.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Mbah Slamet: 3 Orang Teridentifikasi, Ada Sepasang Suami Istri Asal Lampung

“Namun saya dengar informasi sekitar tahun 2002 (2022, red) dari seorang yang berasal dari Pekalongan, bahwa Tohari adalah dukun pengganda uang” terang Mahbudiono.

Seseorang dari Pekalongan menghampiri Mahbudiono yang merupakan Kepala Desa Balun dan bercerita bahwa ia mulai kesal menunggu hasil penggandaan dari Mbah Slamet yang merupakan dukun pengganda uang.

“Orang itu cerita sudah setor mahar, namun hasilnya tidak kunjung diterima. Orangnya kecewa,” jelas Kepala Desa Balun tersebut.

Hingga saat ini, korban dari Mbah Slamet mencapai 12 orang dan masih dilakukan penyidikan oleh pihak Polres Banjarnegara.

Sulitnya identifikasi karena banyak korban yang telah berwujud kerangka, membuat kepolisian Banjarnegara menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke kepolisian.***(Zharifah Ardiana)

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Wahyu Vitaarum