Viral

GADUH! Mahfud MD Sentil Soal Markus DPR RI, Arteria Dahlan dan Benny Kepanasan dan Saling Serang

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 30 Mar 2023, 12:41 WIB
Mahfud MD Sentil Soal Markus DPR RI, Arteria Dahlan dan Benny Kepanasan dan Saling Serang

AYOJAKARTA.COM -- Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan merasa tersinggung dengan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD soal Markus atau makelar kasus di DPR RI.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat penuhi undangan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar oleh Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen pada Rabu (29/3/2023) kemarin.

Saat itu, Arteria Dahlan menginterupsi pernyataan Mahfud MD saat menyebut bahwa DPR RI seringkali titip kasus ke pihak Kejaksaan Agung. Dalam penyampaiannya ia sempat menyebut nama Benny K Harman.

Baca Juga: Meski Digeruduk Anggota Komisi III DPR karena Dianggap Sensitif, Mahfud MD Ogah Cabut Statement DPR Markus

"Saya juga ingin sampaikan mengenai bicara akurasi, saya minta prof, bicara ini anggota DPR yang Markus mana, periode yang lalu, ya nggak apa-apa, berarti periode yang lalu saya, saya keberatan, nanti saya bilang saya akan keberatan. Periode lalu kita Markus, kalau Pak Benny nggak keberatan nggak apa-apa, mungkin Pak Benny merasa memang ada Markus, ya nggak apa-apa, dulu," kata Arteria Dahlan dikutip dari kanal youtube Metro TV, pada Kamis (30/3/2023).

Mendengar namanya disinggung oleh Arteria, Benny lantas tidak terima diseret dan memilih interupsi.

Namun, saat itu momen sanggahan antara Arteria dan Benny berlangsung cukup sengit, satu sama lain tak ingin aspirasinya terputus begitu saja.

"Ntar dulu jangan dibantah, nggak," kata Arteria.

"Tolong saya dulu, nama saya disebut depan. Di sini interupsi boleh manakala nama seseorang disebut," tutur Benny.

Baca Juga: Kritik Mahfud MD Habis-habisan di Rapat Komisi III DPR, Arteria Dahlan Ancam Perkarakan dan Ingatkan Azab Alla

"Entar," ujar Arteria.

"Disini interupsi boleh manakala nama saya disebut, kecuali kalau nama saya nggak disebut," lanjut Benny.

Pimpinan rapat Ahmad Sahroni lantas angkat bicara dan mempersilahkan Benny untuk menyampaikan interupsinya. Benny pun mengatakan bahwa dirinya tidak ingin penyampaian Arteria Dahlan kemudian dibenarkan oleh publik.

"Ya saya tidak membantah apa yang Anda (Arteria) katakan, tetapi nama saya disebut seolah-olah saya diam dan membenarkan itu. Itu yang saya tidak setuju ya, sebetulnya saya merasa rapat kita ini belum selesai dan saya siapkan, cadangkan waktu, untuk bahas soal ini," tutur Benny.

Lebih lanjut, Benny menyebut bahwa dirinya tidak setuju dengan pernyataan dari Mahfud MD soal markus atau makelar kasus yang melibatkan anggota DPR RI.

Baca Juga: LAGI! Usai Rapat dengan Komisi III DPR, Mahfud MD Bongkar Fakta Baru Soal Transaksi Gaib 349 Triliun

"Sangat tidak setuju (pernyataan Mahfud soal Markus) dan jangan lupa juga selama Pak Mahfud jadi ketua MK, Hakim MK, selama beliau masuk bui, jangan dong selalu. Kalau begitu kita katakan Hakim MK juga calo, Pak Mahfud juga calo, jangan, jaga martabat. Saya juga sakit hati, sedih, saya tahu Pak Mahfud siapa dulu. Mau buka kita semua? Mau saya buka?," imbuh Benny menutup interupsi.

Sebelumnya, Mahfud MD dalam rapat menyebutkan bahwa DPR RI seringkali menjadi markus alias makelar kasus saat membahas soal transaksi janggal Rp 349 triliun.

"Karena sering di DPR ini aneh, kadang marah-marah gitu, nggak tahunya markus dia," ujar Mahfud.

Mahfud mengatakan bahwa DPR ini sering marah-marah saat rapat dengan Jaksa Agung. Namun pada akhirnya anggota DPR kemudian datang menitip suatu kasus ke Kejagung.

"Marah ke Jaksa Agung, uwa uwa uwa gitu, nantinya datang ke kantor Kejaksaan Agung nitip kasus," ujar Mahfud.

Pernyataan itu lantas mendapatkan hujanan interupsi oleh para anggota DPR. Anggota Komisi III DPR merasa tidak terima dengan pernyataan Mahfud MD terkait lembaganya.***(Christy Ayu Saputri)

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Wahyu Vitaarum