Viral

Kondisi Gerbang Tol Ciawi pasca Kecelakaan Beruntun Tewaskan 8 Orang, Petugas Mulai Bersihkan Puing-Puing

Oleh: Indita Restuning Kameswari Rabu 05 Feb 2025, 15:39 WIB
Menurut Kombes Eko Prasetyo, Kapolresta Bogor Kota, kecelakaan terjadi akibat rem truk peggangkut muatan air mineral mengalami blong.

AYOJAKARTA.COM - Kecelakaan beruntun baru saja terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, pada hari Selasa, 4 Februari 2025, malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Video kecelakaan beruntun yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi tersebut langsung viral di media sosial.

Akibat dari kecelakaan tersebut, terdapat 19 korban jiwa.

Delapan orang dikabarkan meninggal dunia.

Sedangkan 11 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Menurut keterangan Kombes Eko Prasetyo, Kapolresta Bogor Kota, kecelakaan terjadi akibat rem truk pengangkut muatan air mineral mengalami blong.

Baca Juga: Update Bansos PKH, BPNT, dan Perpanjangan Aktivasi Rekening Simpel PIP 2024 hingga Finalisasi DTSE

Awalnya truk yang mengarah dari Ciawi menuju Jakarta tersebut mengalami rem blong saat mendekati gerbang tol Ciawi.

Oleh arena itu sopir tidak bisa mengendalikan laju trik dan langsung menabrak kendaraan yang saat itu tengah mengantre untuk melakukan transaksi di Gerbang tol.

Akibat kecelakaan tersebut, bangunan gerbang tol terlihat ringsek dan hancur.

Tak hanya itu, sejumlah korban pun tampak tergeletak bersimbah darah di jalan.

Baca Juga: Daftar Sekarang!! Ini Syarat dan Panduan Lengkap Pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang Baru Dibuka

Sehari pasca kecelakaan, petugas pun langsung mengevakuasi dan membersihkan bekas kecelakaan.

Terlihat beberapa barang-barang korban kecelakaan seperti topi, sepatu dan tas di lokasi kejadian.

Tampak petugas yang bergotong royong mengumpulkan sisa-sisa puing-puing kecelakaan.

Petugas pun langsung melakukan perbaikan bangunan gerbang tol Ciawi agar tak mengganggu lalu lintas para pengguna jalan.

Beberapa anggota Polisi pun juga masih berjaga di lokasi kejadian kecelakaan.

Reporter Indita Restuning Kameswari
Editor Aris Abdulsalam