AYOJAKARTA.COM - Saat ini kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pengguna mobil jeep Rubicon tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.
Rubicon bahkan masih menjadi trending topik Twitter pada Rabu (22/2/2023).
"Yg lagi viral, penganiaya anak dari sahabat Banser hingga koma di ICU. Infonya anak ini adalah anak kabag pajak di Jaksel. Sekelas kabag punya Rubicon seperti ini, brp gajinya?. Semoga dijauhkan dr meterai dan proses hukum!," kata cuitan @narkosun.
Baca Juga: Pengendara Rubicon Tabrak Panitia Marathon Resmi Jadi Tersangka
Tak hanya itu saja, diketahui korban atas nama David dan terduga pelaku utama bernama Mario Dandy Satriyo menggunakan kendaraan Rubicon B 120 DEN ini diduga memakai plat nomor palsu.
Aksi penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan dan barang bukti berupa mobil Rubicon yang diamankan.
Usut punya usut ternyata pelaku penganiayaan David ini merupakan anak dari pejabat eselon II yang katanya kaya raya.
Baca Juga: Tabrak Panitia Lomba Marathon, Pengemudi Jeep Dicari Polisi
"Jenggggg jengggggggg pelaku merupakan anak dari Rafael Alun Trisambodo Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jaksel II. Anaknya naik rubicon keren... Ada motor harley juga... Pejabat pajak yg kaya banget ya.Tolong di CCin ke KPK dan Kejaksaan, pejabat kita kaya raya ya, " ungkap @LenteraBangsaa_ yang dikutip AyoJakarta.com.
"Wah kekayaan bapaknya Mario Dandy yg pejabat eselon II di @KemenkeuRI 56 Miliar!!! kaya banget ya, ada usaha apa? Masa cuma dr gaji? eh Rubicon & Harley tidak ada di laporan kekayaan, gimana ini pejabat pajak, sudah nunggak pajak lagi @DitjenPK @ItjenKemenkeu, " ucap @GunRomli yang geram akan perilaku Mario sampai-sampai ia juga mengungkit harta kekayaan orang tuanya yang merupakan pejabat eselon II.
Selain itu, nama David sendiri terpantau menjadi trending dan diperbincangkan ratusan ribu kali di Twitter karena keadaannya yang dalam kondisi koma.
"David anak sahabat kami, seorang santri. Diculik, dipukuli sampai koma oleh anak pegawai @DitjenPajakRI eselon 3 berkekayaan 56M. Di Sosmed pelaku sering memamerkan kekayaan ortunya.Kami tidak rela kalau harta & relasi ortu bisa membebaskan pelaku dan @erickthohir @YaqutCQoumas," kata akun @hateisworthless yang menginformasikan keadaan David saat ini.
"Sedih sekali, David, anak teman saya Jo @seeksixsuck yg lulusan Pesantren Inggris Assalam Bogor dianiaya sampai koma, sudah tidak sadar 2 hari. Ini David anak baik, itu lagi ngajari adik2nya ngaji di Assalam. Pelakunya sudah ditahan tapi keluarganya yg katanya berduit coba2 intervensi," jelas @GunRomli saat mengungkapkan bahwa David sudah 2 hari dalam keadaan koma.
Selanjutnya keluarga David juga mengatakan bahwa orang tua Dandy sudah datang dan minta maaf.
Baca Juga: Sesosok Wanita Ditemukan di Pinggir Tol Jakarta-Tangerang, Diduga Korban Penganiayaan dan Perkosaan
Namun dua orang dari pelaku penganiayaan sudah di dalam sel tahanan.
"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf. Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir. Kita punya tanggung jawab masing-masing, mohon doanya sampai saat ini david belum siuman, 2 pelaku sudah di sel, tidak akan menempuh jalan damai. Proses hukum jalan terus, terimakasih sahabat LBH @Official_Ansor kawal kasus ini, " jelas orang tua David melalui akun twitter @seeksixsuck.***