AYOJAKARTA.COM -- Seorang anak pejabat pemerintahan kembali membuat heboh jagat dunia maya.
Setelah beberapa waktu lalu seorang anak pejabat menggunakan mobil dinas milik pemerintah hingga menabrak dan terdapat seorang wanita tanpa busana di dalam kendaraan tersebut, kini seorang anak pejabat terlibat kasus penganiayaan.
Kasus ini berawal dari David yang diajak bertemu oleh Dandy dengan mobil Jeep Rubicon hitam yang ternyata memiliki plat nomor berbeda.
Baca Juga: Sesosok Wanita Ditemukan di Pinggir Tol Jakarta-Tangerang, Diduga Korban Penganiayaan dan Perkosaan
Saat itu David diajak oleh pelaku dan dua orang temannya ke gang kosong dan disitulah korban dianiaya hingga kini tak sadarkan diri.
Mario Dandy Satrio si pelaku kini telah diamankan di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel) guna kepentingan penyelidikan.
Kasus yang terjadi tersebut begitu menghebohkan publik karena melibatkan pejabat Kemenkeu Eselon II.
Sebab tak hanya publik yang bereaksi, Sri Mulyani yang merupakan Menteri Keuangan pun bereaksi melalui akun Instagram-nya.
Kasus ini pun kemudian trending pada platform Twitter, nama dan identitas pejabat yang anaknya sedang tersandung kasus ini pun dicari hingga dikuliti oleh netizen.
Profil Rafael Alun Trisambodo
Dikutip AyoJakarta.com dari berbagai sumber, Rafael Alun Trisambodo saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II.
Selain itu ia juga pernah menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kabupaten Banyuwangi.
Tak hanya itu yang dikuliti oleh netizen, mobil Rubicon yang sempat dipamerkan oleh anaknya tidak terdaftar pada laporan harta kekayaan.
Akun Twitter @txtdaritax mengunggah sebuah tangkapan layar berisi laporan harta kekayaan milik Rafael Alun Trisambodo, yang menyatakan bahwa mobil yang ia miliki hanya ada dua yakni Toyota Camry tahun 2008 dan Toyota Kijang.
Berdasarkan unggahan tersebut diketahui pula bahwa harta kekayaan miliknya berkisar antara Rp51 Miliar.
Demikianlah profil ayah dari pelaku penganiayaan di Pesanggrahan yang sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan.***

Share this article
Simak berikut ini profil ayah dari pelaku penganiayaan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel) yang hartanya melimpah.