AYOJAKARTA.COM – Viral inilah sosok mbak-mbak LPSK yang sigap mengamankan Richard Eliezer dari awal persidangan hingga akhir vonis membuat netizen heboh.
Media sosial dihebohkan dengan kemunculan Tyna Ratu yang menyebutkan bahwa mbak-mbak LPSK itu adalah dirinya. Dalam akun tiktok @tynaratu. Ia mengaku bahwa sosok yang menggandeng tangan Richard Eliezer alias Bharada E adalah dirinya.
"Me mbak LPSK nya Icad,” katanya dalam video @tynaratu dikutip AyoJakarta.com, Minggu (19/2/2023).
Setelah pengakuan tersebut, nama Tyna Ratu sontak membuat netizen ramai memperbincangkan namanya serta mengomentari dan mencari tahu akun sosial media miliknya.
Belum usai sampai disitu, netizen rupanya menaruh kecurigaan atas pengakuan Tyna Ratu tersebut. Hal ini dipicu lantaran tak ditemukannya foto dirinya saat bekerja sebagai anggota LPSK.
Kemudian perbincangan mengenai mbak-mbak LPSK ini semakin hangat karena netizen masih penasaran dengan sosok wanita cantik yang selalu mendampingi Richard Eliezer saat sidang vonis tersebut.
Melalui kanal YouTube Sahabat Saksi dan Korban akhirnya mbak-mbak LPSK cantik mengungkapkan bahwa yang asli itu adalah dirinya bukan seperti yang diberitakan di media sosial.
"Mbak LPSK yang asli ini, original, " kata mbak D.
Selain itu, netizen juga bertanya-tanya apakah pengamanan di LPSK itu hanya ada mbak-mbak saja yang lebih dominan dalam kasus perkara Richard Eliezer yang menjadi Justice Collaborator.
"Betul ya pengamanan LPSK perempuan semua ya isinya," tanya host Sahabat Saksi dan Korban yang mewakili pertanyaan netizen karena masih penasaran dengan sosok mbak-mbak nya LPSK ini.
"Kenapa sepertinya pengamanan-pengamanan dari LPSK perempuan semua yang mungkin terekspos di media perempuannya saja, padahal kami banyak terjunkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebenarnya, "kata Kak Ega.
Menurut Kak Ega, petugas LPSK itu sudah diatur posisinya dalam melindungi Richard Eliezer sebagai Justice Collaborator. Jadi tidak hanya diisi sama perempuan saja tetapi masih banyak pengamanan lainnya sesuai tugas masing-masing dari tim pengamanan tersebut.
Sementara itu Mbak D juga menjelaskan bahwa suasana yang terjadi ketika sidang vonis pembacaan putusan hakim ini sudah terdengar sangat heboh sebelum amarnya hakim dibacakan.
"Kalau di media kan tidak terdengar ricuh di belakang meja. Wartawan-wartawan itu sudah mendesak masuk, "kata Mbak D.
"Itu wartawan semua apa ada yang lain, " tanya host kembali.
"Sebenarnya kalau dibilang semuanya wartawan, ya penglihatan kami mereka semua memang wartawan karena membawa kamera, " kata Kak Ega.
Namun dibalik itu semua tim LPSK juga tidak mengetahui apakah di antara pendukung tersebut ada yang tidak suka sama Richard Eliezer bisa jadi ada yang mengaku sebagai fans nya.
Oleh karena itu pada saat setelah pembacaan vonis hakim, Richard Eliezer langsung diamankan agar bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.
Selanjutnya pengakuan Tyna Ratu yang mengaku sebagai mbak-mbak LPSK setelah pembacaan vonis Richard ini juga dibantah langsung oleh Mbak D.
Baca Juga: Cerita Haru Ronny Talapessy Soal Vonis Ringan Richard Eliezer: di Luar Ekspektasi!
"Sepengelihatan saya itu bukan mirip saya ya, " kata Mbak D yang dikutip pada minggu (19/2/2023).
"Itu bukan?," kata host bertanya pada Mbak D.
"Sepengetahuan saya seperti itu," kata Mbak D.
"Bisa kami pastikan itu bukan pegawai LPSK, "ucap Kak Ega lebih lanjut.
"Bukan, " kata Mbak D menambahkan ucapan Kak Ega sebelumnya.***