AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua telah memasuki masa akhir persidangan.
Majelis hakim akan membacakan vonis para terdakwa pekan depan, termasuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang akan mendengarkan vonis pada Senin, 13 Februari 2023.
Menjelang vonis, banyak isu beredar tentang adanya gerakan bawah tanah yang diduga akan pengaruhi vonis hukuman terhadap Ferdy Sambo.
Terbaru ada video berkaitan dengan jaksa yang tangani sidang Ferdy Sambo berjudul:
“GEGER MALAM INI !! HAKIM WAHYU BERHASIL BEKUK 3 JAKSA YANG TERLIBAT SUAP SAMBO,” tulis judul dalam video.
Dikutip AyoJakarta.com, Rabu (8/2/2023), video tersebut diunggah oleh akun YouTube KABAR NEWS.
Tak hanya itu saja, thumbnail video menunjukkan sedang berada dalam kantor KPK, terdapat pria yang diduga sebagai Hakim Wahyu.
Di belakang Hakim wahyu juga terdapat tiga orang pria menghadap ke belakang mengenakan baju tahanan KPK warna orange juga dibubuhkan dalam thumbnail video.
Terlihat juga ada petugas KPK yang menunjukkan tumpukan uang dalam koper juga ditambahkan dalam thumbnail video.
Tak ketinggalan pula thumbnail video tersebut disematkan tulisan dengan kalimat senada yakni:
“3 JAKSA BERHASIL DIBEKUK, HAKIM WAHYU BUKTIKAN ADANYA SUAP SAMBO.”
Lalu benarkan video yang beredar dengan tulisan-tulisan yang disematkan dalam thumbnail tersebut?
Ternyata setelah diperhatikan lebih detail, isi dari video tidak sesuai dengan yang ada pada judul video dan thumbnail dari video.
Thumbnail video yang dipakai ternyata merupakan foto editan yang aslinya mengambil dari foto artikel dari portal Republika.co.id yang berjudul:
“Ternyata Sebanyak Ini Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi,” yang telah ditayangkan pada Minggu, 28 Februari 2021.
Dalam video hanya berisi beberapa potongan video berkaitan persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.
Video tersebut juga ditambahkan narasi yang diambil dari artikel pada portal metro.suara.com yang telah ditayangkan pada Senin, 6 Februari 2023 yang berjudul:
“Jaksa Kasus Ferdy Sambo Disadap, Terbukti Ada Gerakan Bawah Tanah demi Hindari Hukuman Mati?”
Terdapat potongan video tanggapan dari mantan Hakim Agung Djoko Sarwono terkait adanya gerakan bawah tanah untuk meneror hakim sehingga akan berpengaruh terhadap putusan nantinya.
Tidak ada dalam video Hakim Wahyu membekuk tiga jaksa yang terbukti terima suap Ferdy Sambo seperti yang tertera dalam thumbnail video dan judul video.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa judul dan video tersebut termasuk dalam clickbait. Serta unggahan video tersebut termasuk dalam video hoaks atau tidak benar.***