AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini beredar isu yang menyeret Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.
Isu yang beredar tersebut adalah mengenai Gibran Rakabuming Raka yang menyebabkan istana berduka.
Disebutkan dalam isu tersebut bahwa Gibran Rakabuming Raka sakit karena tubuhnya digerogori oleh virus.
Bahkan, dalam video tersebut disebutkan juga bahwa Gibran Rakabuming Raka mengalami lumpuh total.
“Berita Terbaru Hari Ini~ Istana Banjir Tangis, Virus Menggerogot Tubuhnya Hingga…” demikian judul video yang tertera, dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @gibran_tweet.
Dari bagian thumbnail video tersebut, tampak wajah Gibran yang tengah terbaring di atas bangsal rumah sakit.
Tampak juga seorang tenaga medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) yang berdiri di samping bangsal.
Tidak hanya itu saja, tampak juga alat medis yang berada di sebelah Gibran yang tengah terbaring di bangsal.
Bahkan, ada potret Presiden Jokowi yang tengah mendoakan Gibran.
“Lumpuh Total!!! Kabar Duka Istana, Kondisi Gibran Semakim Memprihatinkan, Istana Banjir Tangis,” demikian judul yang tertera dalam thumbnail video tersebut.
Lalu, benarkah informasi yang dibagikan video tersebut? Cek Faktanya!
Berdasarkan dari hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi yang dituliskan dalam video tersebut adalah informasi yang tidak tepat.
Faktanya, saat ini Gibran dalam keadaan sehat dan tidak mengalami lumpuh total seperti yang dituliskan di dalam video yang beredar tersebut.
Bahkan, Gibran sendiri menanggapi video beredar tersebut yang menyeret namanya.
Melalui akun Twitter @gibran_tweet, Gibran memberikan komentar soal video tersebut.
“Serem juga guyonannya,” tulis Gibran dalam tweetnya.
Melihat dari akun media sosialnya, Gibran pun hingga saat ini masih aktif membagikan berbagai unggahan.
Bahkan belum lama ini Gibran tampak menghadiri sebuah acara peresmian Kawasan Sains dan Tekonologi Solo Technopark seperti yang dibagikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto.
Maka dapat disimpulkan bahwa video yang beredar tersebut adalah tidak benar.
Video tersebut memuat informasi yang salah tentang kondisi Gibran.
Maka video tersebut dapat dikategorikan sebagai video hoaks.***