AYOJAKARTA.COM - Publik baru-baru ini digemparkan dengan viralnya sebuah video lama yang menampilkan seorang ustazah mendapatkan saweran saat melantunkan ayat Al-Qur'an.
Dalam sebuah acara pengajian di Banten, tampak Ustazah Hj. Nadia Hawasy sedang melantunkan ayat Al-Qur'an dengan khusyuk. Tanpa diduga, dua lelaki naik ke panggung dan menyawernya.
Kejadian ini tentu menjadi perdebatan di kalangan warganet. Ada yang menganggap bahwa penyaweran tersebut tidak tepat dan merupakan tindakan pelecehan bahkan penistaan agama.
Baca Juga: Miris! Sedang Khusyuk Ngaji, Ustazah Ini Malah Disawer
Sementara itu, warganet lainnya justru mengomentari sang ustazah yang tetap melanjutkan lantunan Al-Qur'an meski mendapat perlakuan tidak pantas tersebut.
"Disentuh sama yg buka mahram nya kan batal wudhu nya, kenapa ga berhenti aja membacanya dan menegur si bapak yg ga tau adab itu? Kenapa masih dilanjutkan? Hmmm..," tulis @ikaaaikey (@lambe_turah).
Dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @lambe_turah, Nadia Hawasy mengunggah sebuah video singkat di akun Instagram pribadinya. Video tersebut berisi klarifikasi terkait dugaan bahwa Hj. Nadia telah mengetahui akan adanya acara sawer dalam pengajiannya di Banten itu.
Dalam video berdurasi satu menit tersebut, Hj. Nadia menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu bahwa akan ada penyaweran. Ia menyatakan kejadian itu spontan tanpa sepengetahuannya dan dilakukan oleh panitia acara.
"...dan kalaupun saya tahu dari awal acara, kalau saya nanti akan disawer oleh panitia pasti akan saya larang, akan saya tolak, karena saya ngaji di atas panggung itu perlu konsentrasi juga," ujar Nadia Hawasy.
Tentu pengakuan sang ustazah ini tambah membuat publik terkejut karena para penyawer bukanlah jamaah peserta, melainkan dari pihak panitia pengajian.
Baca Juga: Polemik Perppu Cipta Kerja, SINDIKASI Menuntut Empat Hal Ini, Apa Saja?
"harusnya panitia lain yg waras bisa meng handle," tulis @ull_ulli.
Hj. Nadia Hawasy sendiri pun menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai tindakan para panitia penyawer. Selain karena mengganggu konsentrasinya dalam melantunkan Al-Qur'an, perempuan ini juga merasa risih dengan perbuatan tidak menyenangkan tersebut.
"Saya juga enggak mau disawer-sawer seperti itu, apalagi cara menyawernya seperti yang ada di video," pungkas Nadia dalam video klarifikasinya.