AYOJAKARTA.COM - Antusiasme masyarakat terhadap Teater Bintang Planetarium Jakarta terus meningkat sejak hadir dengan konsep baru berbasis teknologi.
Namun, tingginya minat tersebut juga memunculkan kekhawatiran terkait praktik percaloan tiket.
Menyikapi hal itu, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memastikan sistem ticketing Planetarium Jakarta dikelola secara ketat, transparan, dan berbasis kuota.
Jakpro menegaskan penjualan tiket Teater Bintang Planetarium hanya dilakukan melalui dua kanal resmi, yakni pembelian online melalui Loket.com dan pembelian langsung atau on the spot di lokasi.
Masing-masing skema mendapat alokasi kuota 50 persen untuk setiap jadwal pertunjukan.
Kebijakan ini diterapkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung guna memberikan akses yang adil bagi seluruh masyarakat.
Head of SBU Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakpro, Anya A. Christiana, menjelaskan sistem berbasis kuota tersebut tidak memungkinkan adanya penambahan penonton di luar kapasitas yang tersedia.
“Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium kami terapkan secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang sudah disediakan,” ujarnya, dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Anya menegaskan Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi penjualan tiket secara daring.
Sementara itu, pembelian langsung hanya dapat dilakukan di loket resmi Teater Bintang Planetarium yang berada di area drop-off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.
Jakpro memastikan tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, perorangan, maupun kanal tidak resmi dalam pendistribusian tiket.
Untuk mencegah praktik calo dan penipuan, Jakpro juga tidak segan mengambil tindakan tegas.
Termasuk pembatalan tiket secara sepihak jika ditemukan indikasi pelanggaran ketentuan.
Masyarakat diimbau hanya membeli tiket melalui kanal resmi agar terhindar dari kerugian.
Pembelian tiket online memiliki batasan jumlah. Dalam satu transaksi, pengunjung umum dapat membeli maksimal lima tiket, sementara kategori pelajar hanya satu tiket.
Setiap tiket berlaku untuk satu orang dan satu kali masuk. Pemegang e-tiket wajib hadir sendiri untuk melakukan verifikasi dan menukarkan tiket fisik paling lambat 30 menit sebelum pertunjukan dimulai dengan membawa kartu identitas resmi.
Saat ini, Planetarium Jakarta membuka empat jadwal pertunjukan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, yaitu pukul 10.00 WIB, 14.00 WIB, 16.00 WIB, dan 18.30 WIB. Sementara itu, layanan tutup pada hari Senin dan libur nasional.
Dengan sistem pengawasan ketat ini, Jakpro berharap Planetarium Jakarta dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, serta bebas dari praktik percaloan.
Informasi resmi terkait jadwal dan pembelian tiket dapat diakses melalui akun media sosial Taman Ismail Marzuki dan Jakpro.***