Bisnis

Respons Kemensos Soal Wacana Subsidi BBM Diganti BLT: Yang Dipilih Nantinya untuk Kepentingan Masyarakat

Oleh: Asti Aureli Septania Sabtu 07 Des 2024, 12:06 WIB
Kemensos memberikan tanggapan terkait wacana pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi bantuan langsung tunai (BLT).

AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan tanggapan terkait wacana pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi bantuan langsung tunai (BLT).

Sebelumnya, wacana ini muncul setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengusulkan agar subsidi BBM dialihkan menjadi BLT untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan konsolidasi data untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Baca Juga: Subsidi BBM dan LPG 3 Kg akan Diubah Jadi BLT, Apakah KPM PKH dan BNPT Masuk Dalam Daftar Penerima?

Banyak pertimbangan yang harus dilalui oleh pemerintah salah satunya selaras dengan kepentingan publik.

“Tentu ini menjadi suatu keputusan dengan mempertimbangkan banyak faktor,” ungkap Gus Ipul ungkapnya yang dikutip oleh AYOJAKARTA.COM dari Youtube tvOnenewscom pada Sabtu 7 Desember 2024.

Menurutnya, banyak pertimbangan sebelum diputuskan karena banyak juga Masyarakat yang masih mendapat dukungan subsidi yang ada (seperti BBM).

Baca Juga: BLT Gas LPG 3 Kg, BBM, dan Listrik untuk KPM Mulai Disalurkan Akhir Tahun 2024? Ini Bocoran Jadwalnya

Sebelumnya, para ekonom memiliki kekhawatiran untuk kelas menengah terkait wacana pemangkasan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Masyarakat menengah yang juga diuntungkan dari subsidi BBM akan merasakan dampak negatif dari perubahan ini, seperti peningkatan biaya mobilitas.

Namun, menurut Gus Ipul, yang dipilih nantinya adalah program untuk kepentingan Masyarakat banyak.

Baca Juga: Tuai Kontroversi! Wacana Penghapusan BBM Bersubsidi bagi Ojol, Pengamat Ekonomi Sentil Komitmen Pemerintah

“Yang menjadi banyak pertimbangan adalah kepentingan publik,” tegasnya.

Selain itu, Gus Ipul menambahkan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan dan memperhitungkan kepentingan apa yang harus didahulukan.

“Kementerian Sosial bersama kementerian lain sedang melakukan konsolidasi data terkait usulan ini," ujarnya Gus Ipul.

Dengan adanya pembahasan ini, Kemensos berupaya memastikan bahwa jika kebijakan ini diterapkan, semua langkah diambil untuk menjaga agar bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang paling memerlukan.

Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan Coret Ojol dari Subsidi BBM, Beberkan Alasannya karena...

Ia berharap kebijakan yang diambil nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil