AYOJAKARTA.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengubah subsidi energi menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Subsidi untuk gas LPG 3 kg, BBM, dan listrik akan dialihkan menjadi BLT agar lebih tepat sasaran. Prioritas penerima adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk kategori prasejahtera atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk mengubah skema subsidi energi menjadi BLT agar manfaatnya lebih tepat sasaran. Presiden Prabowo Subianto memberi tenggat dua pekan kepada Kementerian ESDM untuk merancang skema baru pemberian subsidi energi.
Menurut Bahlil, subsidi BBM dan listrik berpotensi tidak tepat sasaran sebesar 20-30%, dengan nilai kurang lebih Rp100 triliun. Presiden menugaskan Menteri ESDM untuk segera merumuskan skema subsidi yang lebih akurat.
"Dari subsidi BBM dan listrik ini, kemungkinan ada potensi yang tidak tepat sasaran. Subdisi agar tepat sasaran kemungkinan akan kita berikan BLT kepada masyarakat," ujar Bahlil, dikutip dari YouTube Kompas TV Jawa Timur pada Kamis, 7 November 2024.
Baca Juga: Redmi Note 14 Pro Keren Parah! Hp Rp3 Jutaan yang Punya Chipset Gahar dan Fitur Lebih Lengkap, Apa?
Pengalihan subsidi energi, terutama LPG 3 kg, menjadi BLT juga telah dibahas di Kementerian Sosial. Wacana peralihan ini mencakup pemberian BLT LPG dengan nominal Rp132 ribu per bulan.
Jika disimulasikan, satu KPM membutuhkan 3-4 tabung LPG 3 kg setiap bulan. Maka, estimasi BLT untuk LPG 3 kg berkisar Rp99 ribu hingga Rp132 ribu (dengan ketentuan harga Rp33 ribu per tabung LPG 3 kg).
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, menyebutkan bahwa Kementerian Sosial dan Kementerian ESDM akan melakukan konsolidasi untuk memastikan data terpadu penerima BLT akurat. Pilihan skema penyaluran bantuan LPG 3 kg masih dalam pembahasan.
Selain mengubah subsidi LPG 3 kg menjadi BLT, opsi lain adalah mempertahankan subsidi LPG 3 kg khusus untuk Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pelaku UMKM, dengan validasi data penerima yang lebih jelas dan merata.
Lalu, kapan BLT energi ini akan diluncurkan?
Belum ada informasi resmi terkait waktu realisasi BLT ini. Pemerintah masih mengonsolidasikan data terpadu agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.
Diperkirakan pada tahun 2025, Pemerintah akan membuat keputusan final terkait perubahan skema subsidi energi, apakah akan diubah menjadi BLT atau tetap seperti sebelumnya.***

Share this article
Pemerintah berencana mengganti subsidi energi menjadi BLT agar tepat sasaran, dengan skema dan data penerima masih dalam tahap konsolidasi.