AYOJAKARTA.COM-- PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Usaha bagi Nasabah Mekaar Home sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan kapasitas usaha pengusaha ultra mikro.
Pelatihan yang mengangkat tema “Rahasia Promo Kecil Untung Besar” ini diikuti oleh 60 nasabah PNM Mekaar yang berasal dari wilayah Tegal, Brebes, dan Pemalang, yaitu dari Unit Tegal Selatan, Unit Tegal Barat, Unit Jatibarang Brebes 2, dan Unit Taman Pemalang.
Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi inspiratif yang membahas strategi promosi sederhana dengan biaya yang minim namun efektif untuk meningkatkan daya tarik produk serta memperluas pasar usaha para nasabah.
Baca Juga: Kurangi Ketergantungan pada TPST Bantargebang, Ketua DPRD DKI Jakarta: RDF Rorotan Jadi Solusi
Pendekatan praktis ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha ultra mikro meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha mereka.
Pemimpin Cabang PNM Tegal, Sutanto mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting bagi nasabah Mekaar untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usahanya.
"Harapannya para nasabah dapat mempraktikkan ilmu yang didapat sehingga usaha mereka semakin maju," ujar Sutanto dikutip Kamis, 12 Maret 2026.
Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta pelatihan. Salah satu nasabah Mekaar Home, Windi Astuti yang mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dan bisa langsung diterapkan dalam menjalankan usahanya.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami para pelaku usaha kecil. Dari materi yang disampaikan, kami jadi tahu cara mempromosikan produk dengan cara yang sederhana tapi menarik," ujarnya.
Sekretaris Perusahaan SMF, Primasari Setyaningrum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMF dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro, khususnya bagi perempuan pelaku usaha yang menjadi nasabah program Mekaar.
“Melalui kolaborasi dengan PNM, SMF ingin mendorong agar para pelaku usaha ultra mikro tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga penguatan kapasitas usaha," katanya.
Menurut dia, pelatihan seperti ini penting agar para pelaku usaha mampu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, up to date, sesuai dengan tren saat ini, sehingga usahanya semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian keluarga.