AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta terus mendorong terciptanya transaksi perdagangan yang adil dan transparan di pasar tradisional melalui program Pos Ukur Ulang Timbang Aja Kembali atau Bang Jali.
Layanan ini kini telah hadir di 12 pasar di Jakarta untuk memudahkan masyarakat memeriksa akurasi timbangan saat berbelanja.
Pos Ukur Ulang ini adalah hasil kolaborasi antara Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, serta produsen dan distributor timbangan di wilayah DKI Jakarta.
Melalui PPKUKM, Pemprov DKI menghadirkan Pos Ukur Ulang Bang Jali untuk lebih memperkuat perlindungan konsumen serta mendorong terciptanya transaksi perdagangan yang adil dan transparan di pasar rakyat.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan bahwa langkah ini juga akan memberikan perlindungan bagi konsumen serta pedagang.
Di tahap awal, kini sudah ada 12 unit Pos Ukur Ulang di pasar yang ada di Jakarta yaitu:
- Pasar Kelapa Gading Mandiri
- Pasar Mayestik
- Pasar Rumput
- Pasar Ciplak
- Pasar Ciracas
- Pasar Senen Blok III
- Pasar Tomang Barat
- Pasar Gondangdia
- Pasar Jatirawasari
- Pasar Lenteng Agung
- Pasar Pluit
- Pasar Kramat Jati
Pos Ukur Ulang ini menjadi bagian dari fasilitas yang disediakan di pasar rakyat.
Fasilitas yang disedikan yakni berupa timbangan elektronik atau digital yang digunakan masyarakat untuk mengecek kembali berat barang atau produk yang dibeli.
Sehingga konsumen atau pembeli bisa memastikan kesesuaian antara barang yang dibeli dengan hasil penimbangannya.
“Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan Pos Ukur Ulang dapat hadir di lebih banyak pasar rakyat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pasar yang tertib ukur, transparan, dan memberikan perlindungan bagi konsumen serta pedagang,” ujar Ratu.
Sementara itu, branding ‘Bang Jali’ dipilih sebagai identitas Pos Ukur Ulang di Jakarta yang memiliki nuansa khas Betawi.
Tak cuma itu, branding tersebut juuga merupakan akronim dari ‘Timbang Aja Kembali’.
Sedangkan untuk desain, mengacu pada petunjuk teknis Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan dan dilengkapi sentuhan ornamen budaya Betawi berupa gigi balang dan logo pria berkopyah khas Betawi.
Diharapkan, hadirnya Pos Ukur Ulang ini masyarakat bisa memastikan haknya terpenuhi saat membeli barang yang ditimbang di pasar.***

Share this article
Pos Ukur Ulang ini adalah hasil kolaborasi Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, serta produsen dan distributor timbangan di Jakarta.