AYOJAKARTA.COM - Layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) resmi diluncurkan pada hari ini, Kamis (12/3).
Rute baru ini dihadirkan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dari pusat kota Jakarta menuju bandara dengan tarif terjangkau dan waktu tempuh yang relatif singkat.
Dikutip dari akun Instagram @infotije, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terjun langsung meresmikan Transjabodetabek rute SH2 Blok M- Bandara Soetta.
Peresmian ini digelar di Terminal Blok M, Jakarta Selatan.
Rute yang menghubungkan kawasan Terminal Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini menggunakan armada bus warna oranye Metrotrans dengan desain lantai rendah (low entry).
Dengan menggunakan armada tersebut, akan mempermudah penumpang yang disediakan bagasi untuk meletakkan barang bawaan seperti koper.
Untuk pemberhentian, Transjabodetabek rute ini memiliki titik pemberhentian khusus di pinggir jalan.
Sehingga nantinya tidak akan berhenti di halte BRT seperti koridor Transjakarta lainnya.
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta
Pada masa awal operasional, tarif perjalanan ditetapkan sebesar Rp3.500 per penumpang dan berlaku selama tiga bulan pertama.
Sedangkan untuk tarif selanjutnya, Pramono mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.
Pram mengatakan setelah masa evaluasi, kemungkinan tarifnya akan disesuaikan karena beban subsidi yang cukup besar.
Ada 14 Koridor dan Jam Operasional
Di tahap awal ini, layanan Transjabodetabek Blok M-bandara Soetta ada 14 unit bus yang melayani penumpang.
Sedangkan untuk jam operasional, akan dimulai pukul 05.00-22.00 WIB.
Dengan jumlah armada bus tersebut waktu tunggu penumpang berkisar 10 sampai 20 menit, dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 60 menit.
Diperkirakan, rute baru ini bisa melayani sekitar 1.900 hingga 2.00 penumpang per hari. ***

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terjun langsung meresmikan Transjabodetabek rute SH2 Blok M- Bandara Soetta, Kamis (12/3).