AYOJAKARTA.COM - Selasa, 6 Agustus 2024 menjadi hari yang penuh berkah bagi para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Pasalnya dana bantuan dari alokasi Juli dan Agustus 2024 telah mulai dicairkan dan masuk ke dalam rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di berbagai bank termasuk Mandiri, BRI, BNI dan BSI.
Sejak pagi hari ini hingga nanti malam, saldo bantuan tersebut mulai terlihat di akun para penerima manfaat.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, pencairan ini disambut gembira Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Mereka dapat mengecek saldo bantuan di mesin ATM terdekat atau melalui agen bank.
Ini tentu saja menjadi rezeki tersendiri bagi para KPM di tanggal 6 Agustus 2024.
Penyaluran dana bantuan PKH dan BPNT kali ini telah memulai gelombang pertama sejak dini hari tadi.
Banyak KPM yang sudah membagikan bukti saldo masuk di KKS mereka, baik melalui screenshot dari aplikasi mobile banking maupun struk ATM.
Nominal bantuan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp150.000 hingga Rp650.000 dan masih terus bertambah seiring waktu.
Prediksi sebelumnya menyebutkan bahwa pencairan bantuan sosial PKH akan dilakukan secara bertahap.
Pencairan dimulai dari BSI dan BRI pada 30 Juli 2024.
Sesuai pola yang ada, setelah delapan hari pencairan di dua bank tersebut, penyaluran akan dilakukan bank lainnya seperti BNI dan Mandiri.
Benar saja, mulai dini hari tadi, Bank Mandiri mulai mencairkan saldo bantuan PKH.
Proses pencairan ini tak hanya mencakup bantuan PKH tetapi juga BPNT.
Berdasarkan hasil pengecekan KKS, BSI mengawali pencairan BPNT pada tanggal 31 Juli 2024 diikuti BNI pada 3 Agustus 2024.
BRI mulai mencairkan saldo BPNT sebesar Rp400.000 sejak 5 Agustus 2024.
Namun untuk Bank Mandiri, pencairan BPNT masih belum terlihat tanda-tanda masuknya saldo sebesar Rp400.000.
Untuk memastikan bantuan telah diterima, para KPM disarankan untuk memanfaatkan layanan mobile banking.
Bank Mandiri menyediakan layanan Livin' by Mandiri, BRI memiliki BRImo, BNI dengan BNI Mobile dan BSI juga menyediakan aplikasi mobile banking.
Layanan ini sangat memudahkan para KPM untuk mengecek saldo bantuan tanpa harus bolak-balik ke mesin ATM atau agen bank terdekat.
Dalam suasana penuh berkah ini, para KPM diharapkan tetap rajin mengecek KKS secara berkala.
Bagi yang belum memiliki aplikasi mobile banking, disarankan segera mengunduh dan menggunakannya.
Dengan demikian, pengecekan saldo bantuan menjadi lebih mudah dan praktis.
Pencairan dana bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para KPM, terutama di tengah situasi yang tak stabil saat ini.
Pemerintah terus berupaya memastikan bantuan sampai kepada yang berhak menerima secara tepat waktu.
Dengan penyaluran bantuan yang merata, diharapkan para penerima manfaat dapat memanfaatkan dana tersebut dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah juga mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bagi para KPM yang belum melihat saldo bantuan masuk diharapkan bersabar dan terus memantau perkembangan melalui aplikasi mobile banking atau mesin ATM terdekat.
Pencairan dana ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan semua KPM dapat menerima bantuan secara adil.
Sekali lagi, Selasa ini menjadi hari penuh berkah bagi para KPM di seluruh Indonesia.
Semoga informasi ini bermanfaat dan sampai jumpa di update terkait bantuan sosial berikutnya.***