AYOJAKARTA.COM - Memasuki pekan kedua bulan Juni 2025, tepatnya pada Senin pagi 9 Juni 2025.
Dilakukan pemantauan langsung terhadap status saldo bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui layanan live streaming.
Inisiatif ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat penerima bantuan agar tidak perlu bolak-balik ke tempat pengecekan saldo secara fisik.
Metode yang digunakan adalah pengecekan langsung melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) dengan menggunakan beberapa sampel kartu Kombangan Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai kategori penerima.
Baca Juga: Menteri ESDM Datangi Lokasi Tambang, Bahlil: Yang Dilihat Bagus, Kita Evaluasi
Aktivitas live monitoring ini dilakukan secara rutin setiap hari pada pagi, siang, dan sore hari untuk memberikan update real-time kepada para penerima bantuan sosial.
Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif dengan membagikan informasi melalui kolom komentar apabila sudah ada yang berhasil mencairkan bantuan di wilayah masing-masing.
Pengecekan dilakukan terhadap tiga kategori kartu KKS yang berbeda untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang status pencairan.
- Kartu pertama yang diperiksa adalah kartu BPNT murni, yang menunjukkan hasil masih kosong tanpa penambahan saldo.
- Kartu kedua merupakan kartu untuk kategori lansia tunggal PKH-BPNT, yang juga menunjukkan hasil serupa dengan saldo yang masih kosong.
- Kartu ketiga dari kategori penerima lainnya juga menunjukkan status yang sama, yaitu belum ada pencairan saldo bantuan sosial.
Semua pengecekan dilakukan melalui sistem Bank BNI, dan hasilnya konsisten menunjukkan bahwa hingga pagi hari tanggal 9 Juni 2025, belum ada saldo bantuan PKH maupun BPNT yang masuk ke dalam kartu KKS para penerima.
Baca Juga: REAL! Hasil Pengecekan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Melalui Aplikasi Livin by Mandiri per 9 Juni 2025
Kondisi ini mengindikasikan bahwa proses pencairan bantuan sosial tahap kedua masih dalam tahap persiapan dan belum direalisasikan secara massal.
Menghadapi hasil pengecekan yang menunjukkan belum adanya pencairan, dilakukan strategi pemantauan berkelanjutan dengan jadwal pengecekan berkala hingga saldo benar-benar masuk ke rekening penerima.
Faktor akhir pekan yang baru berlalu diperkirakan menjadi salah satu penyebab tertundanya proses, karena aktivitas perbankan sempat terhenti selama libur akhir pekan.
Optimisme tetap dijaga dengan harapan bahwa pada hari Senin ini, proses pencairan atau top-up saldo akan dilanjutkan kembali oleh pihak terkait.
Baca Juga: Sasar 18,8 Juta KPM, Bansos Beras 20 KG Periode Juni-Juli 2025 Mulai Disalurkan, Daerah Ini Jadi Prioritas Utama Penerima Bantuan
Para penerima bantuan disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo secara individu, melainkan menunggu informasi update dari pemantauan berkala yang akan terus dilakukan.
Kolaborasi antara content creator dan masyarakat melalui sharing informasi di kolom komentar menjadi kunci untuk memastikan semua penerima bantuan mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai status pencairan bantuan sosial mereka.***