Bisnis

Kabar Gembira Pasca Idul Adha! Bantuan Atensi Yatim Piatu Cair, PKH-BPNT Tahap 2 Siap Disalurkan

Oleh: Fina Salsabila Aura Minggu 08 Jun 2025, 10:08 WIB
Ilustrasi Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) untuk periode Mei-Juni 2025 telah resmi cair dengan status SP2D yang berubah menjadi SI (Standing Instruction).

AYOJAKARTA.COM - Hari Sabtu, 7 Juni 2025, kemarin, menandai momentum bersejarah bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di Indonesia, tepatnya sehari setelah perayaan Idul Adha.

Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) untuk periode Mei-Juni 2025 telah resmi cair dengan status SP2D yang berubah menjadi SI (Standing Instruction).

Menandakan dana sebesar Rp400.000 telah berhasil masuk ke rekening para penerima melalui Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia khusus wilayah Aceh.

Baca Juga: Kapan Aturan Ganjil Genap Jakarta Kembali Diadakan? Ini Penjelasan dan Daftar Ruas Jalannya

Pencairan ini merupakan tahap ketiga dari program Atensi Yatim Piatu yang sebelumnya telah disalurkan pada periode Januari-Februari, Maret-April, dan kini Mei-Juni 2025.

Data real time menunjukkan saldo masuk terpantau di Bank Mandiri pada pagi hari pukul 07.42 WIB di lokasi CBN Kumbasastri dan pukul 08.30 WIB di PLG Rumah Sakit Kundur, mengonfirmasi bahwa proses distribusi telah berjalan merata di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, perkembangan positif juga terlihat pada status PKH dan BPNT tahap kedua yang telah memasuki fase baru dalam sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation).

PKH tahap kedua kini telah mencapai status SPM (Surat Perintah Membayar), menandakan proses pencairan tinggal menunggu tahap SP2D dan SI untuk dapat disalurkan kepada penerima.

Di sisi lain, BPNT menunjukkan progress yang lebih maju namun masih belum mencapai status SI secara menyeluruh, meskipun beberapa KPM telah melaporkan adanya saldo masuk di kartu KKS mereka.

Baca Juga: KJP Plus Periode Juni–Juli 2025 Segera Cair! Ini Tanggal Pencairan dan Cara Pengambilan Bantuan

Fenomena ini bukanlah hal yang aneh, karena dalam pengalaman pencairan sebelumnya, distribusi bantuan sosial dapat mendahului update status di sistem SIKS-NG, dimana dana dapat masuk ke kartu KKS Merah Putih bahkan ketika status masih menunjukkan SPM atau SP2D.

Prediksi pencairan massal diperkirakan akan dimulai pada hari Senin, 10 Juni 2025, sejalan dengan dimulainya hari kerja aktif pasca libur Idul Adha.

Kabar menggembirakan lainnya adalah rencana pemerintah untuk memberikan bantuan tambahan atau "penebalan" bagi KPM BPNT murni dan KPM BPNT plus PKH sebesar Rp400.000 di bulan Juni 2025.

Program ini akan membuat KPM BPNT murni yang normalnya menerima Rp600.000 per bulan (April-Juni) akan mendapat tambahan Rp400.000, sehingga total mencapai Rp1 juta pada Juni 2025.

Baca Juga: Jasa Marga Berikan Diskon Tol 20% untuk Dukung Mudik Iduladha 1446 H

Sedangkan KPM yang memiliki kombinasi BPNT plus PKH akan menerima "bantuan sosial tripel" - BPNT reguler, PKH, dan bantuan tambahan - ditambah bantuan beras 10 kg yang akan segera ditingkatkan menjadi 20 kg.

Hal ini membuat sebagian KPM beruntung dapat menerima hingga empat jenis bantuan sosial sekaligus: tiga bantuan tunai dan satu bantuan non-tunai berupa beras.

Perubahan signifikan juga terjadi pada aplikasi SIKS-NG dengan menghapus menu "View DTKS" dan menggantinya dengan "View DTSEN".

Yang mengindikasikan perubahan data dan penghapusan sekitar 1,9 juta KPM yang akan digantikan dengan penerima baru sesuai dengan pemutakhiran data terbaru.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Jinan Vania Barizky