AYOJAKARTA.COM — BLT Rp200 ribu kembali dicairkan kepada KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH langsung dua kali pencairan.
Bantuan tersebut merupakan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat, yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin.
Terpantau pada tanggal 21 Maret 2024, ribuan KPM BPNT murni dan BPNT+ PKH menerima pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT), dengan nominal Rp400 ribu di berbagai daerah melalui PT Pos Indonesia.
Berkah Ramadhan dirasakan oleh para KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang akhirnya menerima pencairan BLT yaitu bansos BPNT tahap 2 dan 3.
Pemerintah memang sudah mencairkan dana bantuan BPNT tahap 2 dan 3 secara bertahap dimulai dari penyaluran melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Baca Juga: BLT MRP Masih Terus Ditunggu KPM
Tanggal penyaluran BPNT tahap 2 dan 3 dimulai tanggal 18 Maret 2024 secara bertahap hingga nantinya diterima secara merata oleh 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+ PKH.
Surat undangan pencairan dana bantuan BPNT tahap 2 dan 3 sudah resmi dibagikan di beberapa daerah kepada KPM, yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan dan terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
Masing-masing daerah memiliki penjadwalan pencairan dana bansos BPNT tahap 2 dan 3 sebesar Rp400 ribu yang berbeda-beda.
Untuk pencairan ini dikhususkan bagi KPM yang pencairan periode Januari berhasil salur atau sudah menerima dana tunai melalui Kantor Pos cabang kecamatan kota terdekat, atau titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa.
Memang BPNT menjadi salah satu bansos unggulan Kemensos RI yang memiliki fokus penyaluran sebagai bantuan paket perlindungan dan jaminan sosial.
BPNT yang juga disebut bansos program sembako ini rutin disalurkan tiap bulannya sebesar Rp200 ribu dengan persyaratan penerima harus sesuai dengan standar kelayakan yang ditetapkan oleh Kemensos RI.
Sebelum mencairkan bansos BPNT tahap 2 dan 3, Kemensos sudah melakukan validasi dan verifikasi penerima bansos BPNT, sebelum akhirnya mencairkan bantuan kepada KPM dengan status kelayakan yang sesuai.
Perbaruan data penerima bansos BPNT juga didapatkan melalui usulan dari pemerintah daerah masing-masing melalui data kelayakan masing-masing penerima bantuan, dan dipadankan dengan data DTKS Kemensos RI yang terbaru.
Pemerintah sangat fokus dan berkomitmen untuk menyalurkan bansos BPNT tiap periodenya dengan tujuan untuk membantu mencukupi kebutuhan pangan penerima manfaat, sehingga tepat sasaran dan merata.
Lalu bagaimana update terbaru terkait pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret khususnya melalui PT Pos Indonesia?
Dikutip dari unggahan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, ada beberapa daerah yang sudah menerima pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode salur Februari-Maret.
Salah satunya di Kabupaten Banyuwangi, terpantau ada 14.175 KPM yang menerima pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret, Rabu, 21 Maret 2024
Berikut rinciannya:
1. Kecamatan Purwoharjo: 4.201 KPM
2. Kecamatan Tegalglimo: 3.223 KPM
3. Kecamatan Moncar: 6.751 KPM
Batas waktu pencairan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret dilaksakan mulai dari tanggal 19-28 Maret 2024.
Pencairan bertempat di di Kantor Pos cabang kecamatan kota terdekat atau di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa jika penerima bantuan dalam jumlah yang banyak.
Jika KPM penerima berhalangan hadir untuk mengambil bantuan dikarenakan sakit menahun, lansia atau penyandang disabilitas maka pihak transporter PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan langsung kepada KPM.
Jika sudah menerima surat undangan pengambilan bansos BPNT tahap 2 dan 3 periode Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia, diwajibkan untuk membawa surat undangan resmi pos barcode untuk pencairan bansos, KTP-el asli dan KK asli.
Sesuaikan pengambilan bantuan dengan jadwal pencairan dana dari Kantor Pos cabang kecamatan kota terkait atau titik komunitas yang sudah ditentukan.***