Bisnis

Ada Aturan Baru Tahun 2024, Ini 6 Tips Agar Pengajuan KUR BRI Bisa ACC oleh Pihak Bank

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Sabtu 09 Mar 2024, 06:56 WIB
KUR BRI

AYOJAKARTA.COM - BRI melakukan perubahan signifikan dalam aturan dan sistem KUR BRI tahun 2024.

Misalnya mulai tahun 2024, pengajuan KUR harus sesuai dengan wilayah kerja BRI di tempatmu tinggal.

Hal ini penting bagi calon debitur KUR agar pengajuan KUR bisa ACC oleh pihak bank.

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube ENR Project Review pada Sabtu (9/3/2024), sedikitnya ada enam tips agar pengajuan bisa ACC pihak bank.

Baca Juga: Loker BUMN 2024: BNI Life Buka Lowongan Kerja untuk Semua Jurusan Kuliah, Usia 35 Tahun Bisa Melamar

Pertama, untuk pengajuan KUR Super Mikro atau KUR khusus nasabah baru dengan plafon sampai dengan Rp10 juta di BRI belum bisa disalurkan.

Hal ini terjadi karena tingkat NPL atau Non Performing Loan alias kredit macetnya mencapai lebih dari 5 persen secara nasional.

Maka, jika kamu memang layak menerima KUR harus mengambil KUR Mikro dengan plafon minimal di atas Rp10 juta.

Misalnya Rp11 juta dengan jangka waktu maksimal dua atau tiga tahun.

Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Bidang IT yang Jadi Incaran Perusahaan BUMN, Tak Cuma Teknik Informatika

Tips kedua, memiliki rekening tabungan di BRI.

Jika ingin mengajukan pinjaman ke BRI baik itu KUR atau Kupedes, maka harus mempunyai tabungan atau rekening BRI terlebih dahulu.

Pergunakan rekening itu untuk menyimpan hasil usaha untuk menabung dan bertransaksi sehingga nantinya pihak marketing atau mantri BRI bisa lebih yakin dengan analisa usaha debitur karena terekam jelas pada histori transaksi tabungan di BRI.

Tips ketiga, melunasi pinjaman konsumtif.

Baca Juga: Bansos BPNT Februari-Maret 2024 Positif Cair di 4 Bank Himbara, Kini Status Pencairan di SIKS-NG Khusus PT Pos Indonesia Sudah Berubah

Apabila memiliki kredit modal kerja atau investasi umum di bank atau lembaga lain, maka tidak bisa menerima KUR tahun 2024 ini.

Tapi jika memiliki pinjaman konsumtif di bank atau lembaga lain, maka harus lebih dulu melunasi cicilan tersebut.

Kenapa harus dilunasi, karena cicilan tersebut akan dianggap mengurangi repayment capacity atau kemampuan bayar calon debitur.

Tips keempat, penggunaan pinjaman harus sesuai ketentuan mantri.

Baca Juga: Apa Itu Fobia? Kenali Perasaan Takut yang Tidak Rasional, Simak Jenis dan Gejala yang Ditimbulkannya Berikut

Mantri akan menanyakan perihal penggunaan kredit yang diajukan atau dengan kata lain KUR itu akan digunakan untuk apa.

Berdasarkan konsen atau fokus BRI pada KUR BRI tahun 2024, mengenai penggunaan kredit KUR harus benar-benar digunakan untuk modal kerja serta investasi usaha.

Hindari penggunaannya untuk keperluan konsumtif seperti pembelian tanah, biaya sekolah dan pembelian kendaraan bukan untuk meningkatkan hasil usaha.

Intinya pengajuan pinjaman KUR ini penggunaannya harus atau wajib untuk modal usaha atau investasi usaha yang dapat mengembangkan atau memajukan UMKM.

Baca Juga: Sudah Disurvei dan Tanda Tangan Akad Tapi Pinjaman Belum Cair? Pahami Dulu Sistem dan Aturan Baru KUR BRI 2024, Apa Saja?

Tips kelima, solusi bila limit KUR habis.

Limit akumulasi plafon KUR untuk usaha non produksi yang pertama kali menerima KUR pada tahun 2019 ke bawah adalah sebesar Rp100 juta dari awal menerima KUR.

Untuk nasabah non produksi yang pertama kali menerima KUR tahun 2020 sampai dengan sekarang, limit akumulasi atau total plafonnya adalah Rp200 juta.

Lalu bagaimana jika limitnya sudah habis?

Baca Juga: Peluang Besar Bagi Calon Nasabah Baru yang Ingin Usahanya Maju, Inilah Aturan Terbaru KUR BRI

Jika limitnya habis, maka debitur harus naik kelas ke pinjaman Kupedes atau Kuprak karena sistem akan menolak pengajuan KUR.

Hal ini terjadi bukan karena kemauan mantri, tapi aturan pusat dan sistemnya memang seperti itu.

Lalu bagaimana jika tetap ingin mendapatkan KUR?

Kamu bisa menggunakan nama pasangan untuk maju menggunakan atau mengajukan KUR BRI tahun 2024 dengan syarat pinjaman KUR sebelumnya harus dilunasi terlebih dahulu.

Baca Juga: INFO TERBARU! Ini Sistem dan Aturan Terbaru KUR 2024 di Bank BRI, Jangan sampai Pengajuan Kamu Ditolak!

Jika ingin peluang ACC-nya lebih besar maka pasangan harus memiliki UMKM produktif yang berjalan minimal enam bulan.

Tips keenam, solusi Sistem Informasi Kredit Program atau SIKP tidak update.

Banyak sekali debitur KUR yang sudah melunasi dan melalui semua proses pengajuan ulang bahkan sampai tanda tangan akad kredit tapi belum menerima uang pencairan KUR BRI 2024.

Solusinya adalah tunggu SIKP update dengan waktu yang tidak bisa diestimasi kapan.

Baca Juga: Apakah Ada Aturan Baru? Ini Syarat Lengkap Pengambilan KUR Supermikro dan KUR Mikro 2024 di Bank BRI

Bisa juga debitur naik kelas ke pinjaman Kupedes atau Kuprak.

Solusi lain yang sebenarnya tidak terlalu dianjurkan adalah balik nama pasangan atau coba pengajuan ke bank lain menggunakan nama pasangan.

Namun keputusan acc atau tidaknya ada pada keputusan mantri, kepala unit dan manajer BRI.

Itulah enam tips agar pengajuan bisa ACC pihak bank.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah