AYOJAKARTA.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah resmi mengumumkan bahwa UMK dan UMP 2023 akan naik.
Putusan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) untuk menaikan UMK dan UMP 2023 tentu membuat para pekerja merasa bahagia.
Apalagi 2023 sudah semakin di depan mata, karena saat ini sudah berada di penghujung November 2022.
Dihimpun dari AyoJakarta.com dari berbagai sumber, ini nominal UMP 2023.
Nominal UMP 2023
Melalui Peraturan Kementerian Ketenagakerjaan nomor 18 tahun 2022 disampaikan bahwa kenaikan upah minimum naik sebesar 10 persen.
Mengacu pada Peraturan Kementerian tersebut Upah Minimum Provinsi 2023 tertinggi masih dipegang oleh Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp5.106.038.
- Provinsi Aceh Rp 3.166.460
- Provinsi Sumatera Utara Rp 2.522.609
- Provinsi Sumatera Barat Rp 3.512.539
- Provinsi Riau Rp 2.938.564
- Provinsi Jambi Rp 2.698.940
- Provinsi Sumatera Selatan Rp 3.144.466
- Provinsi Bengkulu Rp 2.238.094
- Provinsi Lampung Rp 2.440.486
- Provinsi Bangka Belitung Rp 3.264.884
- Provinsi Kepulauan Riau Rp 3.050.172
- Provinsi DKI Jakarta Rp 4.641.854
- Provinsi Jawa Barat Rp 1.841.487
- Provinsi Jawa Tengah Rp 1.812.935
- Provinsi D.I Yogyakarta Rp 1.840.487
- Provinsi Jawa Timur Rp 1.891.567
- Provinsi Banten Rp 2.501.203
- Provinsi Bali Rp 2.516.971
- Provinsi Nusa Tenggara Barat Rp 2.207.212
- Provinsi Nusa Tenggara Timur Rp 1.975.000
- Provinsi Kalimantan Barat Rp 2.434.328
- Provinsi Kalimantan Tengah Rp 2.922.516
- Provinsi Kalimantan Selatan Rp 2.906.473
- Provinsi Kalimantan Timur Rp 3.014.497
- Provinsi Kalimantan Utara Rp 3.016.738
- Provinsi Sulawesi Utara Rp 3.310.723
- Provinsi Sulawesi Tengah Rp 2.390.739
- Provinsi Sulawesi Selatan Rp 3.165.876
- Provinsi Sulawesi Tenggara Rp 2.576.016
- Provinsi Gorontalo Rp 2.800.580
- Provinsi Sulawesi Barat Rp 2.678.863
- Provinsi Maluku Rp 2.619.312
- Provinsi Maluku Utara Rp 2.862.231
- Provinsi Papua Barat Rp 3.200.000
- Provinsi Papua Rp 3.561.932
Nominal UMK 2023
Lalu berapakah UMK 2023?
Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2023 akan ditentukan sesuai dengan keputusan kepala daerah setelah UMP 2023 diputuskan.
Sementara itu, Provinsi DKI Jakarta memimpin UMP 2022 tertinggi dengan Rp4.641.854.***