Ekonomi

Adu Tinggi, Benarkah UMR Jakarta 2023 Mengalahkan UMK Bekasi 2023? Cek di Sini

Oleh: Zharifah Ardiana Rabu 23 Nov 2022, 07:27 WIB
Ilustrasi UMR Jakarta.

AYOJAKARTA.COM – Memasuki penghujung 2022, pembicaraan nominal dan adu tinggi antara upah di ibu kota Jakarta dengan UMK tertinggi di Indonesia. Tentu saja hal ini tidak lepas dengan pengumuman Kementerian Ketenagakerjaan terkait UMP 2023.

UMP adalah Upah Minimum Provinsi yang setiap tahun akan ditentukan oleh kepala daerah provinsi masing-masing di Indonesia, UMP juga bisa disebut UMR juga Upah Minimum Regional. Sementara UMK adalah Upah Minimum Kabupaten/Kota yang akan diputuskan setelah UMP 2023 diputuskan.

UMR atau Upah Minimum Regional Jakarta akan menembus angka Rp5 juta.

Baca Juga: Gaji Naik, Kemnaker Tegaskan UMP dan UMK 2023 Harus Berlaku 1 Januari

Kenaikan UMR Jakarta 2023 dan UMR seluruh Provinsi di Indonesia diperkirakan naik 10 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2022 Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 yang disahkan Ida Fauziyah pada 16 November 2022.

Pengumuman akan dilakukan paling lambat di tanggal 28 November 2022 dengan alasan agar Dewan Pengupah Daerah dapat menghitung lebih lama sesuai dengan formula PP Nomor 36 Tahun 2021.

"Jadi tentu sesuai dengan tahapan yang ada, kami sudah menerima data dari BPS, kami kemarin sudah menerima dari data ini kami akan olah untuk kami serahkan kepada gubernur sebagai dasar penetapan upah minimum tersebut,” ucap Ida Fauziyah kepada wartawan, Selasa, 8 November 2022.

Baca Juga: Kabar Gembira! UMK Karawang 2023 Bisa Tembus hingga Angka Rp 5 Juta Lho, Simak Rinciannya di Sini

Jika dihitung kenaikan 10 persen maka jumlah UMR Jakarta 2023 akan menjadi menjadi Rp5.106.039 dari sebelumnya UMR Jakarta 2022 lalu yaitu sebesar Rp4.641.854.

UMK Bekasi tahun 2022 adalah Rp 4.816.921 jika dihitung menggunakan rumus yang sama maka hasilnya UMK Bekasi 2023 adalah Rp5.298.612.

Perhitungan mengenai kenaikan upah minimum ini dijelaskan pada pasal 6 Permenaker nomor 18 tahun 2022 dengan rumus sebagai berikut: UM(t+1) = UM(t) + (Penyesuaian Nilai UM x UM(t)).

Baca Juga: UMK Bekasi 2023 dan UMK 2023 Karawang Bisa Tembus Rp5 Juta, UMP DKI 2023 Mungkin Tapi Sulit

UM(t+1) merupakan kepanjangan upah minimum yang akan ditetapkan, sedangkan UM(t) adalah upah minimum tahun berjalan.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Tedi Rukmana