AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Perekonomian telah menyiapkan anggaran sebesar Rp13 triliun untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program, mulai dari diskon tiket transportasi, insentif jalan tol, hingga bantuan sosial (bansos) sembako bagi masyarakat.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Menjelang Puasa hingga Hari Raya Lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Catat! Nomor Posko Pengaduan Jalan Rusak DKI Jakarta, Bisa Lapor Lewat Telepon dan WA
Airlangga mengatakan bahwa sejumlah program telah disiapkan, yakni mencakup program diskon transportasi untuk masyarakat yang akan melaksanakan mudik, hingga program bansos bahan pokok.
Untuk diskon transportasi yang sudah disiapkan mulai dari pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga tarif tol.
Sedangkan untuk bansos, pemerintah telah menyiapkan beras dan minyak goreng yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Pegawai SPPG Bakal Dapat THR Tidak? Ini Kata BGN
Airlangga mengatakan jika rinciam insentif memang belum diumumkan.
Saat ini, pemerintah masih membahas skema tersebut bersama pemangku kepentingan terkait.
Kendati demikian ia mengatakan bahwa paket insentif Idul Fitri 2026 sedikitnya membutuhkan anggaran Rp13 triliun.***