Ekonomi

Update Bansos 24 Juni 2025: Penyaluran PKH dan BPNT, KKS Baru untuk KPM Pos, dan Pencairan Bantuan Tambahan Rp400 Ribu

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Selasa 24 Jun 2025, 19:55 WIB
Update Bansos 24 Juni 2025: Penyaluran PKH dan BPNT, KKS Baru untuk KPM Pos, dan Pencairan Bantuan Tambahan Rp400 Ribu

AYOJAKARTA.COM - Selasa, 24 Juni 2025 menjadi momentum penting bagi jutaan KPM di seluruh Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) susulan untuk program PKH dan BPNT, termasuk pencairan tambahan dari program atensi.

Proses penyaluran kali ini tidak hanya mencakup bantuan reguler, namun juga menyertakan perubahan skema distribusi bagi penerima yang selama ini mendapatkan bantuan melalui PT Pos. Mereka akan dialihkan ke sistem perbankan melalui penerbitan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) baru.

Baca Juga: Rekomendasi 3 HP Rp1 Jutaan Spek Dewa Juni 2025, Cocok untuk Pelajar dan Pengguna Medsos Aktif

Perubahan Skema Penyaluran PKH dan BPNT

Berdasarkan data terbaru dari Kemensos, sebanyak 1,9 juta penerima PKH dan lebih dari 2,7 juta penerima BPNT akan dialihkan dari layanan PT Pos menuju sistem rekening kolektif yang terhubung dengan KKS Merah Putih.

Proses ini sudah mulai dijalankan sejak akhir 2024 melalui pembukaan rekening massal yang disebut "Burekol".

Meskipun proses ini membutuhkan waktu, terutama dalam hal pencetakan dan aktivasi rekening, langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat digitalisasi sistem distribusi bantuan.

Baca Juga: Mudah! Begini Cara Melihat Jarak Terdekat dan Terjauh Penerimaan Siswa di Jalur Domisili SPMB Jatim 2025

Hambatan Teknis Masih Terjadi

Sejumlah KPM dilaporkan masih menghadapi kendala teknis, seperti rekening yang tidak aktif atau tidak ditemukan, serta perbedaan data antara KTP dan KKS. Hal ini menyebabkan keterlambatan pencairan bantuan sosial.

Pendamping sosial menganjurkan masyarakat penerima manfaat untuk secara aktif memeriksa status rekening dan segera melaporkan bila terdapat masalah seperti KKS yang telah kedaluwarsa atau tidak dapat digunakan di ATM.

Selain bantuan pokok, terdapat pula pencairan dana tambahan senilai Rp400.000 untuk program Atensi tahap ketiga periode Mei–Juni 2025.

Baca Juga: Review Infinix Note 50s 5G Plus: Performa Ngebut, Kamera 4K, tapi Ada Kekurangan Ini

Bantuan ini disalurkan kepada KPM tertentu melalui Bank Mandiri, BSI, atau masih melalui PT Pos di beberapa wilayah.

Beberapa penerima juga dilaporkan menerima total bantuan untuk dua periode sekaligus, yakni empat bulan, akibat keterlambatan penyaluran pada tahap sebelumnya.

Tambahan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas

Khusus wilayah Jawa Timur, pemerintah juga mulai menyalurkan bansos komplementer untuk lansia penerima PKH sebesar Rp500.000 per individu.

Baca Juga: Pendaftaran Bagi Calon Petugas Tim Oranye atau PPSU Pemprov Jakarta Kembali Dibuka, Pastikan Dua Syarat ini Dilakukan!

Selain itu, bantuan permakanan juga diberikan dua kali sehari bagi lansia dan penyandang disabilitas yang terdaftar.

Penyaluran makanan dilakukan langsung ke rumah masing-masing penerima oleh kelompok masyarakat yang ditunjuk oleh Kemensos dan diberikan insentif atas kontribusi mereka.

Program Sekolah Rakyat untuk KPM Desil 1 dan 2

Kemensos juga memperkenalkan program pendidikan "Sekolah Rakyat Gratis" bagi keluarga dari kelompok KPM Desil 1 dan 2. Anak-anak yang terpilih akan diasramakan dan didampingi langsung oleh tenaga pendidik profesional.

Program ini bertujuan menciptakan generasi yang mampu mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi salah satu strategi keluar dari kemiskinan struktural.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Katarina Erlita