AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia telah mengumumkan update terbaru mengenai tiga program bantuan sosial utama yang akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih pada tahun 2025.
Program pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan dipercepat proses pencairannya, dijadwalkan mulai minggu ketiga hingga minggu keempat bulan ini, atau paling lambat di awal bulan mendatang.
Pemerintah telah menginstruksikan bahwa seluruh pencairan PKH akan beralih 100% menggunakan Kartu KKS Merah Putih.
Baca Juga: 5 Kartu KKS Bantuan PKH BPNT Ini Menunjukkan Kemajuan, Pencairan Tahap 2 2025 Sudah Dimulai?
Hal ini mengakhiri era pencairan melalui PT Pos Indonesia yang akan dihentikan secara bertahap di tahun 2025.
Program kedua adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan nilai Rp200.000 per bulan yang akan disalurkan selama 12 bulan ke depan. Dengan jadwal pencairan yang sama seperti PKH yaitu antara minggu ketiga dan keempat bulan ini.
Kementerian Sosial menekankan pentingnya bagi penerima manfaat untuk menjaga kondisi Kartu KKS Merah Putih agar tetap baik dan tidak memberikannya kepada orang lain, serta rutin melakukan pengecekan saldo untuk memastikan bantuan telah masuk ke rekening mereka.
Program bantuan sosial ketiga yang akan disalurkan melalui Kartu KKS Merah Putih adalah Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT-BBM).
Meskipun informasi resmi mengenai jadwal pencairannya belum diumumkan secara detail oleh Kementerian Sosial maupun Presiden Republik Indonesia.
Berdasarkan keterangan dari pejabat terkait, pencairan BLT-BBM akan dilakukan melalui ATM dengan sistem pembuatan kartu ATM baru.
Khususnya bagi penerima yang sebelumnya menggunakan layanan PT Pos Indonesia dan belum memiliki Kartu KKS Merah Putih.
Penerima yang sudah memiliki Kartu KKS Merah Putih tidak perlu membuat kartu baru, sedangkan yang belum memiliki harus segera mengurus pembuatan kartu baru agar dapat menerima bantuan ini.
Baca Juga: Mengapa Allah Memerintahkan Ibrahim Menyembelih Anaknya? Ini Hikmah Tersembunyi di Baliknya
Sistem ini akan mengintegrasikan data tunggal sosial ekonomi, termasuk penerima dari program P3KE yang sebelumnya menerima bantuan beras.
Dimana mayoritas penerima BLT-BBM diperkirakan adalah Keluarga Penerima Manfaat PKH (KPM-PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat BPNT (KPM-BPNT), mengacu pada pola pencairan yang sama seperti tahun 2022.
Selain ketiga program utama tersebut, terdapat tiga program Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan yang akan mulai disalurkan dalam waktu dekat.
Pertama adalah Program Indonesia Pintar yang mengharuskan aktivasi rekening paling lambat tanggal 31 Januari untuk menerima bantuan susulan tahun 2024 yang belum dicairkan.
Baca Juga: Setelah Periksa 39 Saksi, Polisi Tutup Kasus Ijazah Jokowi , Bareskrim: 'Asli'
Dengan pencairan tahun 2025 dimulai di awal tahun dan disalurkan melalui bank penyalur terdekat setelah konsultasi dengan pihak sekolah.
Kedua adalah program PKH Plus khusus wilayah Jawa Timur dengan nilai Rp500.000 yang ditujukan untuk lansia berusia 70 tahun ke atas.
Disalurkan melalui Bank Jatim dengan kartu ATM Bank Jatim atau secara tunai di titik komunitas seperti kantor desa dan kelurahan bagi yang belum memiliki kartu ATM.
Ketiga adalah program susulan PKH dan BPNT yang masih disalurkan melalui PT Pos Indonesia dengan jadwal yang telah ditentukan.
Baca Juga: TASPEN Umumkan Gaji ke-13 untuk Pensiunan PNS Cair Mulai 2 Juni 2025, Simak Syarat dan Rinciannya
Dimana penerima yang sudah mendapat surat undangan harus segera mencairkan dengan membawa E-KTP dan Kartu Keluarga.
Keseluruhan program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat dan mempermudah akses bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan fokus pada integrasi sistem pencairan melalui Kartu KKS Merah Putih sebagai satu pintu utama layanan bantuan sosial di Indonesia.***