AYOJAKARTA.COM - Advan X1 hadir sebagai comeback ambisius brand lokal Indonesia dengan mengusung spesifikasi yang terbilang premium untuk kelasnya.
HP seharga Rp 1,7 juta ini dibekali dengan prosesor MediaTek Helio G100 yang biasanya ditemukan pada HP 2 jutaan, RAM 8GB fisik dengan ekstensi software.
Storage internal 128GB UFS (bukan eMMC yang lambat), layar 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz, dan baterai 5000 mAh dengan fast charging 18W.
Baca Juga: Rezeki Tahun Baru Hijriah! Bantuan Penebalan BPNT Rp400.000 Resmi Cair per 27 Juni 2025
Keunggulan spesifikasi ini semakin terasa ketika diuji dengan game berat seperti Mobile Legends dan Genshin Impact.
Pada pengujian Mobile Legends dengan setting Super dan grafik standar, HP ini mampu memberikan performa yang responsif dan mulus di awal gameplay dengan framerate mencapai 90 FPS.
Namun setelah bermain sekitar 15 menit, performa turun ke sekitar 60 FPS meski HP tidak terasa panas (suhu hanya 42-43 derajat).
Hal serupa terjadi pada Genshin Impact dengan setting terendah, di mana awalnya bisa mencapai 40+ FPS namun kemudian turun ke kisaran 30 FPS.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! SPMB Jakarta Tahap 3 Buka Peluang Terakhir Masuk Sekolah Favorit, Cek Tips Lolosnya
Skor AnTuTu yang mencapai 415.000+ menunjukkan bahwa dari segi raw performance, HP ini memang unggul dibanding kompetitor sekelasnya.
Dari segi desain, Advan X1 mengadopsi pendekatan yang cukup mainstream dengan desain tiga kamera "boba" di bagian belakang yang terdiri dari kamera utama 64MP dengan sensor Sony IMX782, kamera depan 8MP, dan dua kamera pendukung.
HP ini tersedia dalam dua varian warna: putih dengan tekstur menyerupai marmer keramik yang terlihat clean, dan hitam dengan pola loreng yang lebih dinamis. Keduanya menggunakan material polikarbonat dengan frame yang sama, sesuai standar HP sejutaan.
Fitur unggulan yang jarang ditemukan di kelasnya adalah kehadiran NFC dan gyroscope fisik, yang memberikan nilai tambah signifikan untuk gaming dan kemudahan transaksi digital.
Kamera 64MP mampu menghasilkan foto dengan detail yang tajam dan dynamic range yang cukup baik, meski warna yang dihasilkan cenderung agak pucat dan kurang natural, memberikan kesan filter vintage.
Untuk video recording, HP ini dapat merekam dalam resolusi 1080p 30fps, namun dynamic range terbatas dan kualitas audio dari mikrofon masih di bawah standar dengan suara yang mirip webcam laptop saat conference call.
Software Advan X1 menjalankan DIDO OS berbasis Android 14 yang terlihat lebih matang dibanding ID OS generasi sebelumnya, dengan interface yang mengikuti standar Google dan tampilan yang lebih rapi.
Fitur-fitur khusus seperti flip to silent, app clone untuk WhatsApp dan Facebook, serta Dura Speed untuk optimasi aplikasi background tersedia dalam menu Special Function.
Sayangnya, meski memiliki gyroscope fisik, Advan belum mengimplementasikan fitur EIS (Electronic Image Stabilization) untuk video recording, sehingga potensi hardware tidak maksimal.
Kekurangan lain terletak pada brightness layar yang hanya sekitar 500 nits sehingga sulit dilihat di bawah sinar matahari langsung, kualitas speaker yang terdengar mendem dibanding kompetitor sekelasnya, dan belum adanya informasi resmi mengenai dukungan update Android jangka panjang.
Secara keseluruhan, Advan X1 menawarkan value yang baik untuk konsumen yang mengutamakan performa gaming dan spesifikasi tinggi dalam budget 1,7 juta rupiah.
Namun bagi yang mencari HP all-rounder dengan kualitas layar, speaker, dan mikrofon yang lebih baik, masih ada alternatif dari brand lain di kelas harga yang sama.
Comeback Advan di pasar HP Indonesia ini menunjukkan keseriusan mereka setelah sukses di segmen laptop, meski masih perlu perbaikan di beberapa aspek untuk bersaing lebih optimal.***