AYOJAKARTA.COM – Smartphone terbaru Samsung Galaxy S25 Edge kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar gadget, tak hanya karena desainnya yang futuristik, tetapi juga karena menuai pro-kontra terkait fitur dan performanya.
Perilisan Samsung Galaxy S25 Edge kabarnya memicu pro-kontra di kalangan pengguna dan penggemar smartphone karena beberapa keunggulan sekaligus keterbatasannya.
Lalu, apa saja keunggulan yang membuatnya menarik sekaligus kekurangan yang menjadi sorotan?
Berikut adalah ulasan atau review mengenai beberapa keunggulan dan kekurangan dari Samsung Galaxy S25 Edge sebagaimana dilansir dari kanal Youtube Jagat Review.
Keunggulan Samsung Galaxy S25 Edge:
- Kelebihan S25 Edge yakni mengusung desain sangat tipis dan ringan dengan ketebalan hanya 5,8 mm dan berat 163 gram, membuatnya nyaman digunakan sehari-hari dan mudah dibawa.
- Layar 6,7 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X dengan resolusi 1080 x 2400 piksel dan refresh rate 120Hz, memberikan tampilan yang jernih, cerah, dan responsive dengan kecerahan maksimal hingga 1300 nits di luar ruangan.
- Kamera utama 200MP yang didukung AI ProVisual Engine memberikan hasil foto dan video yang tajam dan detail, cocok untuk penggemar fotografi.
- Performa sangat kuat berkat chipset Snapdragon 8 Elite dengan kecepatan hingga 4,32 GHz, mampu menjalankan aplikasi berat dan game dengan lancar.
- Mendukung Android 15 dan One UI 7 dengan fitur Galaxy AI yang canggih, termasuk Cross-App Actions dan Natural Language Search, serta jaminan update OS dan keamanan selama 7 tahun.
- Bodi ponsel ini dirancang tahan banting dengan bingkai aluminium berlapis baja dan sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu.
Kekurangan dan kontroversi:
- Kapasitas baterai berbeda dibandingkan seri Ultra lainnya , yakni lebih kecil hanya 3.900 mAh versus 5.000 mAh pada S25 Ultra serta hanya mendukung 25 watt.
- Hanya memiliki dua kamera belakang (200MP utama dan 12MP ultrawide), tanpa kamera telefoto atau zoom seperti pada S25 Ultra, sehingga fitur zoom optik dan telefoto hilang.
- Tidak dilengkapi S Pen, berbeda dengan S25 Ultra yang memiliki S Pen bawaan
- Bentuk layar S25 Edge sebenarnya flat, bukan lengkung seperti seri Edge sebelumnya, sehingga nama "Edge" dianggap lebih sebagai strategi branding daripada fitur layar melengkung.
- Ada perdebatan soal apakah desain super tipis ini mengorbankan beberapa fitur penting, misalnya kapasitas baterai dan kamera telefoto, sehingga tidak cocok untuk pengguna yang mengutamakan fitur tersebut.
Kesimpulan:
Samsung Galaxy S25 Edge cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain premium, performa tinggi, dan kamera utama yang sangat tajam dalam bodi yang sangat tipis dan ringan.
Namun, bagi yang membutuhkan fitur kamera lengkap dengan telefoto, baterai besar, atau S Pen, seri Ultra mungkin lebih sesuai.
Smartphone ini memang memicu pro-kontra karena pilihan desain dan fitur yang lebih fokus pada kepraktisan dan estetika dibandingkan kelengkapan fitur. ***