Gaya Hidup

Edukasi Psikologi: Cara Sembuh dari Trauma Masa Lalu, Bukan Soal Melupakan

Oleh: Muhammad Imansyah Jumat 26 Jul 2024, 11:49 WIB
Ilustrasi Orang yang berusaha terapkan cara sembuh dari trauma masa lalu

AYOJAKARTA.COM - Banyak orang percaya bahwa trauma tidak dapat disembuhkan karena terjadi di masa lalu.

Kesalahpahaman ini muncul dari gagasan bahwa karena kita tidak dapat mengubah masa lalu, kita tidak dapat mengatasi dampak trauma.

Namun, menurut dokter Jiemi di akun TikTok pribadinya @jiemiardian, berikut cara sembuh dari trauma masa lalu.

Baca Juga: Psikologi Kehidupan: 5 Tanda Hidupmu Dihantui Trauma, Mati Rasa Salah Satunya

Memahami hakikat trauma yang sebenarnya menunjukkan pendekatan yang berbeda terhadap penyembuhan bukan sekadar melupakan.

Memahami Trauma

Trauma bukan tentang apa yang terjadi di masa lalu; melainkan tentang dampak peristiwa tersebut terhadap tubuh dan pikiran kita saat ini.

Bukan peristiwa itu sendiri, melainkan bagaimana tubuh kita meresponsnya.

Menariknya, dua orang dapat mengalami peristiwa yang sama, tetapi hanya satu yang mungkin mengalami trauma.

Respons ini bukan masalah kemauan atau pola pikir, melainkan bagaimana tubuh kita bereaksi secara otonom.

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng! Ada 4 Jenis Depresi Mulai dari Kehilangan Tujuan Hidup hingga Trauma Masa Kecil

Mengatasi Trauma

Penyembuhan dari trauma melibatkan penanganan reaksi tubuh, bukan menghapus ingatan.

Fokusnya adalah pada penyelesaian sensasi, emosi, dan reaktivitas dalam tubuh, bukan upaya melupakan peristiwa tersebut.

Bayangkan skenario ini: jika kamu digigit anjing dan sekarang panik setiap kali melihat anjing, meskipun kamu tidak ingat kejadiannya, trauma itu tetap ada.

Di sisi lain, jika kamu ingat gigitannya tetapi tidak lagi bereaksi dengan rasa takut, trauma itu sembuh secara efektif.

Baca Juga: 5 Tanda Trauma yang Tak Disadari, Terlalu Baik Salah Satunya

Peran Memori

Menyembuhkan trauma tidak berarti melupakan masa lalu. Kamu dapat mengingat peristiwa traumatis tanpa mengalami reaksi emosional yang intens yang awalnya menyertainya.

Tujuannya adalah untuk mencapai keadaan di mana memori tidak lagi memicu respons negatif. Ini menunjukkan bahwa trauma telah teratasi, meskipun memori itu masih ada.

Proses Pelepasan Emosi

Dalam pengaturan terapi, teknik seperti Proses Pelepasan Emosi (Emotion Releasing Process, ERP) digunakan untuk mengatasi trauma.

Metode ini berfokus pada pelepasan muatan emosional yang terkait dengan memori traumatis daripada menghapus memori itu sendiri.

Dengan memproses dan melepaskan emosi ini, individu dapat mengingat peristiwa itu tanpa mengalami tekanan.

Baca Juga: Catat! 4 Jenis Respons Seseorang Terhadap Trauma, Ada yang Melawan sampai Mati Rasa Loh

Kesimpulan

Cara sembuh dari trauma masa lalu adalah tentang mengubah cara tubuh kita bereaksi terhadap peristiwa sebelumnya.

Ini bukan tentang melupakan atau meminimalkan apa yang terjadi, tetapi tentang menyelesaikan respons emosional dan fisik yang terkait dengan kenangan tersebut.

Teknik seperti Proses Pelepasan Emosi membantu individu mencapai hal ini dengan berfokus pada emosi, bukan kenangan.

Mengingat kejadian tanpa gejolak emosi menandakan penyembuhan sejati dalam edukasi psikologi.

Jadi, penyembuhan dari trauma adalah mungkin, dan itu dimulai dengan memahami dan menangani reaksi tubuh.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Kartika Endah Prihatin