Catat! 4 Jenis Respons Seseorang Terhadap Trauma, Ada yang Melawan sampai Mati Rasa Loh

Ilustrasi. 4 Respons trauma seseorang
Ilustrasi. 4 Respons trauma seseorang

AYOJAKARTA.COM - Trauma adalah respons emosional terhadap peristiwa yang sangat menegangkan.

Setiap orang bisa merespons trauma secara berbeda-beda, dan cara kita menanggapi trauma dapat membentuk bagaimana kita hidup sehari-hari.

Ada empat jenis utama dari trauma respons yang dikenal dalam dunia psikologi: fight, flight, freeze, dan fawn.

Baca Juga: Keren! 2 SMK di Kota Bekasi Jawa Barat Ini Masuk Jajaran Terbaik Nasional, Sekolahmu Termasuk?

Artikel ini akan membahas masing-masing respons ini untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita bereaksi terhadap situasi yang menegangkan atau berbahaya.

1. Fight Response

Respons fight adalah salah satu cara tubuh kita bereaksi terhadap ancaman. Dalam mode fight, individu mungkin merasa marah atau frustrasi, dan mereka mungkin ingin melawan atau menghadapi ancaman secara langsung.

Respons ini didorong oleh adrenalin yang mempersiapkan tubuh untuk bertarung melawan bahaya.

Gejala fisik dari respons fight dapat meliputi peningkatan detak jantung, otot yang tegang, dan peningkatan energi.

Secara psikologis, seseorang yang mengalami respons fight mungkin merasa marah, agresif, atau sangat defensif.

Respons fight dapat menjadi mekanisme pertahanan yang berguna dalam situasi tertentu, seperti menghadapi penyerang atau dalam kompetisi.

Namun, jika digunakan secara berlebihan atau dalam situasi yang tidak mengancam, respons ini bisa merusak hubungan dan menyebabkan stres tambahan.

Penting untuk mengenali kapan kita berada dalam mode fight dan belajar cara untuk mengelola reaksi ini agar tidak berdampak negatif pada kehidupan kita.

Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Tipe Bahasa Cinta Kamu

2. Flight Response

Respons flight adalah reaksi di mana seseorang merasa perlu melarikan diri dari ancaman.

Ketika tubuh masuk ke mode flight, individu merasa sangat cemas dan ingin menjauh dari situasi yang dianggap berbahaya.

Gejala fisik dari respons flight meliputi peningkatan detak jantung, nafas cepat, dan perasaan panik. Secara psikologis, individu mungkin merasa gelisah, takut, atau tertekan.

Respons flight bisa berguna dalam situasi di mana melarikan diri adalah pilihan terbaik untuk keselamatan, seperti dalam bencana alam atau situasi kekerasan.

Namun, jika digunakan sebagai mekanisme dalam situasi sehari-hari yang tidak mengancam, ini dapat menyebabkan penghindaran yang berlebihan dan menghambat kemampuan seseorang untuk menghadapi masalah secara efektif.

Mengenali tanda-tanda respons flight dan bekerja untuk mengatasinya dengan cara yang sehat dapat membantu meningkatkan kesehatan emosional.

3. Freeze Response

Respons freeze adalah ketika seseorang merasa sangat terkejut atau takut sehingga mereka tidak bisa bergerak atau bereaksi.

Ini adalah respons yang terjadi ketika tubuh tidak tahu harus melawan atau melarikan diri, sehingga masuk ke mode pembekuan atau freeze.

Gejala fisik dari respon freeze termasuk perasaan mati rasa, kaku, atau tidak mampu bergerak.

Secara psikologis, individu mungkin merasa terputus dari realitas, bingung, atau tidak mampu berbicara.

Respons freeze dapat terjadi dalam situasi yang sangat menakutkan atau traumatis, seperti serangan atau kecelakaan.

Meskipun respons ini dapat melindungi seseorang dari rasa sakit yang berlebihan pada saat itu, penggunaan yang berlebihan atau ketergantungan pada respons freeze dalam situasi yang kurang mengancam dapat menghambat kemampuan seseorang untuk bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Terapi dan teknik grounding dapat membantu individu mengatasi dan mengurangi frekuensi respons freeze.

Baca Juga: 14 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rumpun Saintek dan Soshum, Ada yang Peminatnya Dibawah 100 Lho, Peluang Lolos Besar!

4. Fawn Response

Respons fawn adalah ketika seseorang mencoba untuk menenangkan atau menyenangkan orang lain untuk menghindari konflik atau ancaman.

Individu yang menggunakan respons fawn mungkin menjadi sangat patuh, mencoba untuk membuat orang lain bahagia, atau menghindari konfrontasi dengan cara apa pun.

Gejala fisik dari respons fawn bisa kurang terlihat dibandingkan dengan respons lain, tetapi secara psikologis, individu mungkin merasa rendah diri, cemas, atau merasa harus menyenangkan orang lain untuk merasa aman.

Respons fawn sering berkembang dalam lingkungan yang penuh tekanan atau dalam hubungan yang tidak sehat di mana seseorang merasa mereka harus menyenangkan orang lain untuk menghindari bahaya atau konflik.

Meskipun ini bisa menjadi strategi bertahan hidup yang efektif dalam situasi tertentu, ketergantungan berlebihan pada respons fawn dapat menyebabkan kehilangan identitas diri dan penurunan kesejahteraan mental.

Mengembangkan batasan yang sehat dan belajar untuk mengekspresikan kebutuhan diri adalah langkah penting dalam mengatasi respons fawn.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kaku
# mati rasa
# trauma
# ancaman

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.