AYOJAKARTA.COM - DARVO, strategi jahat yang biasa digunakan oleh orang narsisis atau pelaku kekerasan lainnya, seperti pelaku pelecehan seksual. Dikutip dari akun TikTok @sondangnatalya, DARVO adalah singkatan dari Deny, Attack, Reverse the Victim and Offender.
DARVO adalah paket manipulasi yang digunakan oleh orang narsisis untuk menghindari tanggung jawab atau konsekuensi atas tindakan mereka.
Deny (Membantah)
Saat dihadapkan pada tindakannya, entah itu kebohongan, pelecehan, atau perilaku merugikan lainnya, orang narsisis akan langsung menyangkalnya.
Mereka mungkin berkata, "Saya tidak melakukan itu," "Saya tidak mengerti apa yang kamu bicarakan," atau "Bukan itu maksud saya." Penolakan ini adalah langkah pertama dalam taktik manipulasi mereka.
Deny (Menyerang)
Setelah menyangkal tuduhan, si narsisis akan menyerang korban atau orang yang berhadapan dengannya. Mereka mungkin berkata, "Berani-beraninya kamu menuduh saya," "Kamu terlalu sensitif," "Gitu doang marah," atau "Kamu melebih-lebihkan hal ini".
Tujuannya adalah mempertanyakan kredibilitas dan motivasi korban atau orang yang berhadapan dengannya. Orang narsisis mungkin berkata, "Apa motifmu mengatakan hal ini padaku? Kamu kenal aku; aku tidak mungkin melakukan itu."
Reverse the Victim and Offender (Membalikkan Korban dan Pelaku)
Pada langkah terakhir ini, si narsisis akan berusaha meraih simpati orang lain dengan menyerang korban dan berganti peran.
Mereka mungkin berkata, "Kamu terlalu berani kepadaku," "Kamu menyakiti perasaanku," atau "Kamu membuatku terlihat seperti orang jahat." Orang narsisis bertujuan untuk membuat orang lain merasa kasihan dan mendukung mereka, mengubah si penuduh menjadi orang jahat.
Baca Juga: Kabar Baik dan Buruk Soal Bansos untuk Para KPM di Awal Juli 2024, Apa Itu?
Cara Mengatasi Orang Narsisis yang Menggunakan DARVO
1. Berdiri Teguh pada Kebenaran: Pertahankan fakta dan jangan goyah. Tetap berpegang pada kebenaran meskipun si narsisis menyerang atau menuduhmu.
2. Kumpulkan Bukti: Miliki bukti tertulis, rekaman, atau video untuk mendukung faktamu. Ini dapat membantumu tetap teguh pada kebenaran dan menunjukkan realitas situasi.
Meskipun orang narsisis mendapat simpati dan dukungan dari orang lain, tetaplah berpegang pada kebenaran.
DARVO adalah taktik manipulatif yang dirancang untuk mengalihkan tanggung jawab dan menghindari konsekuensi, namun dengan pendekatan yang tepat, kamu dapat mempertahankan pendirian dan menegakkan kebenaran.***
Baca Juga: 20 SMA Terbaik di Jakarta Selatan Berdasarkan Nilai UTBK, di Antaranya Masuk 10 Peringkat Nasional