AYOJAKARTA.COM - Salah satu imajinasi manusia yang belum tercapai saat ini adalah perjalanan waktu.
Kamu mungkin pernah bercita-cita untuk melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, kemudian membeli sebidang tanah di pusat kota, kemudian menjualnya kembali saat ini.
Sampai saat ini, cita-citamu itu masih masuk ke dalam kategori imajinasi alias angan-angan yang tidak mungkin pernah terwujud.
Baca Juga: Tips Psikologi: Pahami Dirimu Sendiri, Jangan Berharap Orang Lain Memahamimu!
Soalnya, ada fenomena paradoks kakek yang membatalkan semua asumsi tentang perjalanan waktu.
Dilansir dari Space.com. mungkin tidak ada implikasi perjalanan waktu yang lebih meresahkan seperti paradoks kakek.
Paradoks kakek adalah contoh masalah yang timbul akibat pengaruh perjalanan waktu terhadap kausalitas. yaitu gagasan bahwa suatu sebab harus mendahului akibat yang ditimbulkannya.
Baca Juga: Tips Psikologi: 5 Seni Bertanya untuk Membuka Kunci Pembelajaran dan Koneksi
Paradoks ini menyatakan bahwa suatu sebab dihilangkan melalui akibat yang ditimbulkannya sendiri, sehingga mencegah sebab itu sendiri dan pada dasarnya menjadi sebab akibat yang terbalik.
Analogi klasik untuk hal ini adalah seorang penjelajah waktu yang melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan membunuh kakek kandungnya sendiri.
Ini berarti penjelajah waktu tidak akan pernah ada dan, sebagai konsekuensinya, tidak dapat melakukan perjalanan kembali ke masa lalu sehingga tidak dapat membunuh kakeknya sendiri.
Baca Juga: 4 Kepribadian Seseorang Yang Suka Warna Merah, Salah Satunya Adalah Berambisi!
Paradoks kakek telah menjadi kiasan fiksi ilmiah, muncul dalam cerita pendek Ray Bradbury "A Sound of Thunder", film klasik "Back to the Future" dan banyak karya lainnya.
Namun paradoks kakek tidak terbatas pada dunia fiksi.
Para filsuf dan fisikawan mulai memikirkan secara serius tentang paradoks kakek ketika teori relativitas Albert Einstein menyatakan bahwa perjalanan waktu mungkin merupakan kemungkinan teoretis.
Bercermin dari paradoks kakek ini, maka semestinya Terminator tidak perlu kembali ke masa lalu hanya untuk menyelamatkan seorang anak.
Soalnya, kalau anak itu tidak sempat menciptakan mesin waktu, maka Terminator tidak akan pernah bisa kembali ke masa lalu.
Biarlah perjalanan waktu ini menjadi cerita dalam film kartun Doraemon saja.
***