AYOJAKARTA.COM – Aktor Ruy Iskandar yang memerankan Letnan Jee dalam serial Netflix Avatar: The Last Airbender ternyata asli orang Indonesia.
Hal yang mengejutkan disampaikan Ruy Iskandar dalam sebuah podcast meski dirinya bisa berkiprah di industri film Hollywood, namun ia mengaku tidak laku di Indonesia.
Menurutnya industri perfilman di Indonesia sedikit lain.
Dalam penyampaiannya, Ruy Iskandar mengatakan bahwa dirinya sekolah dan jatuh cinta pada akting di Indonesia.
“Dari dulu kan saya kan sekolah di sini, saya fall in love the acting di sini. Tapi kayaknya di sini industrinya sedikit lain ya,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @lambegosiip pada Rabu (6/3/2024).
“Saya tidak diterima di sini karena nggak tahu mukanya lain. Mungkin mulut saya terlalu gede kali ya nggak tahu gimana,” sambungnya sambil tertawa.
Baca Juga: Saking Populernya, Dalam Beberapa Hari Film Avatar 2 The Way of Water Raup Untung Triliunan!
Sebelumnya, Ruy Iskandar sempat mencoba peruntungannya dengan mengikuti casting.
Tapi usahanya tidak membuahkan hasil.
Ia mengaku tidak laku di industri perfilman Tanah Air.
“Tidak ada yang mau, tidak laku di sini,” katanya.
Baca Juga: Suku Bajo Menjadi Salah Satu Inspirasi Film Avatar The Way of Water, Begini Kata Sutradara
Pria berumur 39 tahun itu akhirnya belajar teater di luar negeri hingga akhirnya usahanya membuahkan hasil.
Debut aktingnya dimulai dari serial The Blacklist dan Gotham dan akhirnya Ruy Iskandar bisa mendapatkan kesempatan berperan sebagai Letnan Jee dalam Avatar:The Last Airbender.
Namun tampaknya Ruy telah meninggalkan kariernya di Hollywood dan kembali ke Indonesia lantaran sang ibunda sakit dan meninggal dunia.
Kini pemeran Letnan Jee dalam Avatar:The Last Airbender memutuskan untuk menetap di Jakarta dan menemani sang ayah.
Pernyataan yang disampaikan Ruy Iskandar yang tidak laku di Indonesia dan malah bisa membintangi film Hollywood mendapatkan banyak komentar dari warganet.
Banyak warganet yang juga merasa aktor atau aktris yang laku di Indonesia yang good looking atau yang memiliki kontroversi.
Sementara yang sampai sekolah acting tapi punya penampilan kurang mendukung tidak akan dilirik.
“Kalau di sini yang laku emang yang kontroversi sama good looking aja. Klo sampe sekolah acting dll ga akan dilirik di sini,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
“Indonesia kudu tampang indo bule baru laku meski kualitas acting B aja,” balas akun lainnya.
“Di Indonesia yg laku dan viral itu yg aneh aneh, bukan yg berprestasi,” ungkap akun lainnya.***