Gaya Hidup

5 Fakta Unik Hari Pahlawan Nasional, Salah Satunya Bung Tomo Sebelum Perang Minta Restu Pendiri NU, Siapa?

Oleh: Nadya Donna Putri Jumat 10 Nov 2023, 21:28 WIB
5 Fakta Unik Hari Pahlawan Nasional, Salah Satunya Bung Tomo Sebelum Perang Minta Restu Pendiri NU, Siapa?

AYOJAKARTA.COM – Pada hari ini, Jumat, 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Diperingatinya Hari Pahlawan Nasional sebagai bentuk untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sebuah pertempuran yang menjadi diperingati setiap tanggal 10 November ini adalah Pertempuran Surabaya.

Baca Juga: Tok! MUI Keluarkan Fatwa Haram Beli Brand yang Dukung Israel, Imbau Masyarakat Indonesia Lakukan Ini

Pertempuran Surabaya memiliki tokoh pahlawan yang terkenal dalam pertempuran ini yaitu Bung Tomo.

Dikutip AyoJakarta.com dari berbagai sumber, berikut 5 fakta unik Hari Pahlawan Nasional 10 November:

1. Sebelum perang, Bung Tomo meminta restu pendiri NU

Fakta unik Hari Pahlawan Nasional 10 November yang pertama adalah Bung Tomo meminta restu pendiri NU sebelum perang.

Pertempuran Surabaya yang terjadi 10 November dipimpin oleh Bung Tomo.

Bung Tomo seorang penulis yang tulisannya sering dimuat di surat kabar saat itu menjadi salah satu pemimpin Pertempuran Surabaya 10 November.

Sebelum perang, Bung Tomo meminta restu dari pimpinan NU saat itu yang juga menjadi pendiri organisasi tersebut, KH. Hasyim Asy'ari.

2. Bung Tomo mendirikan radio untuk siaran tentang semangat berjuang kalangan pemuda

Bung Tomo yang saat itu masih anak muda/pemuda, mendirikan radio bernama Radio Pemberontakan atau Radio Rebellion.

Di dalam Radio Pemberontakan tersebut, Bung Tomo siaran dan berpidato untuk menyebarkan semangat berjuang dan persatuan di kalangan pemuda.

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Diet Berdasarkan Golongan Darah! Golongan Darah O Perbanyak Konsumsi Daging

3. Pertempuran Surabaya Terjadi Beberapa Bulan Setelah Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Indonesia itu tanggal 17 Agustus 1945.

Setelah Kemerdekaan Indonesia, beberapa bulan kemudian, datanglah pasukan Sekutu ke Indonesia.

Inggris dan Belanda yang datang.

Sekutu ini perang di beberapa daerah Jawa Tengah terlebih dahulu, salah satunya adalah Semarang.

Terjadi pertempuran lima hari di Semarang pada pertengahan Oktober.

Baru di akhir Oktober Sekutu ke Surabaya, Jawa Timur.

Terjadilah Pertempuran Surabaya itu di bulan November, hanya selang beberapa bulan setelah kemerdekaan Indonesia.

4. Setelah Pertempuran Surabaya, muncul pertempuran di daerah Sukabumi, Ambarawa, dan Bandung

Setelah Pertempuran Surabaya di bulan November, pasukan Inggris perang di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pertempuran besar di Sukabumi tanggal 9 Desember 1945.

Pertempuran di Ambarawa terjadi tanggal 12-15 Desember 1945.

Terjadi pertempuran Bandung Lautan Api tanggal 23 Maret 1946.

Baca Juga: Kemiskinan Merajalela, Perang Israel-Hamas Hancurkan Ekonomi Palestina

5. Brigadir Jenderal Mallaby Meninggal

Awal dari Pertempuran Surabaya itu adalah Brigadir Jenderal Mallaby meninggal.

Setelah itu Pasukan Inggris menggempur habis-habisan Surabaya.

Padahal saat itu belum diketahui Brigadir Jenderal Mallaby meninggal dibunuh siapa.

Itulah 5 fakta unik Hari Pahlawan Nasional 10 November. Semoga bermanfaat. ***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Jinan Vania Barizky