Gaya Hidup

8 Ciri-ciri Kepribadian Toxic dan Cara Menghadapinya

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Minggu 10 Sep 2023, 13:34 WIB
Ilustrasi toxic

AYOJAKARTA.COM - Kepribadian toxic adalah pola perilaku dan sikap yang dapat meracuni hubungan sosial, mempengaruhi kesehatan mental, dan menciptakan lingkungan yang tidak sehat.

Kepribadian toxic adalah perilaku yang merugikan orang lain.

Bisa disengaja atau tidak, tapi semuanya memiliki dampak negatif yang sama.

Baca Juga: Jangan Dulu Menghakimi Perilaku Toxic People, Karena di Hati Sanubarinya Inilah yang Sebenarnya Mereka Rasakan

Kepribadian toxic dapat ditemukan di semua bidang kehidupan, termasuk hubungan pribadi kita, kehidupan kerja, dan lingkaran sosial kita.

Beberapa kepribadian toxic yang umum kita temui, seperti dilansir AyoJakarta.com dari betterup.com, Minggu (10/9/2023):

1. Si Hakim: Orang yang suka menghakimi cepat mengkritik orang lain, sering kali tanpa mengetahui cerita lengkap. Ini bisa membuat orang lain merasa diserang dan defensif.

Baca Juga: 5 Kepribadian Teman Kerja yang Harus Diwaspadai, Toxic Banget!

2. Negatif Thinking: Orang yang negatif selalu melihat sisi gelap dari segala hal. Ini bisa menguras dan meruntuhkan semangat orang-orang di sekitar mereka.

3. Cuek tingkat dewa: Orang yang kurang empati tidak dapat memahami atau berbagi perasaan orang lain. Ini bisa membuat mereka tampak dingin dan tidak peduli.

4. Gaslighting: Gaslighting adalah bentuk manipulasi di mana gaslighter mencoba membuat korban mempertanyakan realitas mereka sendiri. Ini bisa sangat merusak kesehatan mental korban.

Baca Juga: Hindari 7 Perilaku Toxic ini dengan Sabar, untuk Hidup Bahagia Tanpa Menjadi Beban Orang Sekitar

5. Nggak jujur: Orang yang tidak jujur tidak dapat dipercaya. Ini dapat merusak hubungan dan membuat sulit untuk menyelesaikan sesuatu.

6. Di darting: Orang yang cepat marah atau sering disebut si darting mudah tersulut dan mungkin meledak secara verbal atau fisik. Ini bisa membuat orang lain merasa tidak aman dan tidak nyaman.

7. Si paling egois: Orang yang mementingkan diri sendiri hanya peduli dengan kebutuhan dan keinginannya sendiri. Mereka mungkin mengabaikan kebutuhan orang lain atau memanfaatkan mereka.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic, Buruan Menjauh Ya!

8. Selingkuh: Selingkuh adalah pengkhianatan kepercayaan yang dapat merusak hubungan secara permanen.

Jika kamu berurusan dengan seseorang yang memiliki kepribadian toxic, penting untuk menetapkan batasan dan melindungi diri kamu sendiri.

Kamu juga mungkin perlu menjauh dari orang tersebut, tergantung pada tingkat keparahan perilakunya.

Baca Juga: Terjebak dalam Hubungan yang Toxic? Yuk Hindari dengan Cara ini Sebelum Terlambat!

Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi kepribadian toxic:

1. Kenali sifat toxic: Langkah pertama adalah mengenali sifat toxic yang ditunjukkan orang tersebut.
Ini akan membantumu memahami bagaimana perilakunya memengaruhi kamu dan orang lain.

2. Tetapkan batasan: Setelah kamu mengetahui sifat toxicnya, penting untuk menetapkan batasan.
Ini berarti berkomunikasi dengan orang tersebut tentang perilaku apa yang tidak akan kamu tolerir.
Misalnya, kamu bisa mengatakan sesuatu seperti, "Saya tidak akan mentolerir kamu tidak menghormati saya."

Baca Juga: Toxic Relationship! 5 Tanda-tanda Hubungan Pacaran Tidak Sehat, Ada yang Sampai Kekerasan Fisik

3. Dokumentasikan perilakunya: Jika orang tersebut terus menunjukkan perilaku toxic, penting untuk mendokumentasikannya.
Ini bisa termasuk membuat jurnal insiden atau mengirim email kepada diri sendiri dengan catatan tentang apa yang terjadi.
Dokumentasi ini dapat membantu jika kamu perlu mengambil tindakan hukum atau mencari bantuan dari terapis.

4. Jauhi orang tersebut: Jika perilaku toxicnya parah, mungkin perlu menjauhi orang tersebut.
Ini bisa berarti menghindari mereka, membatasi kontak, atau bahkan mengakhiri hubungan.

Penting untuk diingat bahwa kamu tidak bertanggung jawab atas kepribadian toxic orang lain.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Punya Hubungan Toxic dengan Diri Sendiri, Pernah Rasakan?

Kamu tidak dapat mengubah mereka, tetapi kamu dapat melindungi diri kamu dari tindakan mereka yang merugikan.

Jika kamu kesulitan menghadapi kepribadian toxic, penting untuk mencari bantuan profesional.

Terapis dapat membantu kamu memahami perilaku tersebut dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.

Jika kamu kesulitan menghadapi kepribadian toxic, penting untuk mencari bantuan profesional.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Desi Kris