AYOJAKARTA.COM - Saat ini pola hidup frugal living tengah mulai menjadi trend masyarakat di tengah-tengahnya perubahan ekonomi.
Frugal living menjadi salah satu cara masyarakat dalam mengelola keuangan agar lebih terkontrol dalam membelanjakan pengeluaran.
Namun, sebelum itu apakah Anda tahu apa itu frugal living?
Baca Juga: 5 Tips Mengelola Keuangan Pribadi agar Tak Terjebak Pinjol, Generasi Muda Wajib Tahu!
Dikutip dari laman cermati.com, frugal living merupakan kecenderungan menggunakan uang hanya untuk hal-hal yang penting saja.
Mungkin definisinya beda tipis dengan gaya hidup minimalis. Sebab, keduanya sama-sama menekankan pada pengaturan pengeluaran.
Namun. tentu ada perbedaan antara keduanya. Orang frugal cenderung melakukan penghematan biaya untuk keperluan yang lebih penting untuk masa depan.
Baca Juga: 5 Cara Terapkan Frugal Living, Gaya Hidup Rekomendasi Bagi ASN!
Sedangkan orang minimalis lebih fokus pada kenyamanan untuk kehidupan sehari-hari.
Perbedaan lainnya, orang yang menerapkan gaya hidup frugal biasanya tidak keberatan jika harus bekerja ekstra keras dan berhemat asalkan bisa mandiri secara finansial secepat mungkin.
Sedangkan, orang yang menerapkan gaya hidup minimalis biasanya lebih mengutamakan kesenangan dan kepuasan selagi masih muda.
Berikut tips gaya frugal living yang bisa Anda tiru:
Baca Juga: 6 Tips Memulai Gaya Hidup Frugal Living, Berhemat Tanpa Pelit ke Diri Sendiri
1. Catat semua pengeluaran
Dengan mencatat semua pengeluaran, Anda akan tahu uang Anda habis untuk apa saja. Bagi orang frugal tidak boleh ada pengeluaran sekecil apapun yang tidak terhitung.
2. Utamakan biaya terpenting
Orang frugal lebih akan mengutamakan keperluan yang lebih penting, misalnya untuk kebutuhan sehari-hari seperti air, listrik, internet dan lainnya.
3. Incar diskon dan barang second
Baca Juga: Gaya Hidup Boros yang Tidak Disukai Orang Kaya, Wajib DIhindari karena Tidak Bijaksana
Orang frugal biasanya juga lebih mengutamakan barang diskon atau second daripada yang baru.
Namun mereka tentu memilih barang yang masih layak pakai dan harga yang cukup murah.
4. Tidak harus selalu membeli
Orang frugal sadar akan kebutuhan, jadi biasanya ia tidak terlalu senang memaksakan untuk membeli barang yang tidak terlalu penting.
5. Kurangi biaya hedon yang tidak perlu
Baca Juga: Kamu Punya Gaya Hidup Sedentary? Hindari Ancaman Penyakit Berat dengan Tips dan Cara Mudah Ini
Bukan berarti dengan menjadi orang frugal kamu tidak bisa nongkrong. Hanya saja, biasanya akan ada waktu yang telah ditentukan, misalnya setiap sebulan sekali setelah gajian atau di tanggal-tanggal tertentu.
Itulah cara memulai gaya hidup frugal living yang dapat anda terapkan di kehidupan sehari-hari.***